50 Tahun Lebih Al-Aqsa Berada dalam Pusaran Konflik Palestina-Israel

Laskar Judi
Jul 29, 2017 · 2 min read
50 Tahun Lebih Al-Aqsa Berada dalam Pusaran Konflik Palestina-Israel
50 Tahun Lebih Al-Aqsa Berada dalam Pusaran Konflik Palestina-Israel

50 tahun lebih Al-Aqsa berada dalam pusaran konflik Palestina-Israel. Ketika kita mengetik kata “Masjid Al-Aqsa” di mesin pencarian Google, keluar jutaan warta seputar konflik antara warga Palestina dan Israel. Pada saat kita mengarahkan kursor ke menu gambar, banyak muncul gambar gambar pemuda yang melempar batu ke arah tentara Israel.

50 Tahun Lebih Al-Aqsa Berada dalam Pusaran Konflik Palestina-Israel

Sudah sekitar 50 tahun lebih konflik Palestina-Israel dan sebagian dari konflik itu terjadi di kompleks Masjid Al-Aqsa yanng berada di Yerusalem. Di kantor berita Aljazeera tercatat konflik kedua negara ini mulai panas sejak akhir tahun 1948.

“Tempat suci, bangunan keagamaan, dan situs bersejarah di Palestina harus dilindungi dan terbuka untuk umum, mengingat nilai sejarah dan keberadaannya,” resolusi dari PBB pasca Perang Dunia ke II.

Sayangnya, negara Israel mengingkari resolusi itu. Di akhir tahun 1948, ada 85% wilayah Yerusalem dikuasai oleh Israel. 11% wilayah bagian dari Tepi Barat dikuasai oleh Pemerintah Yordania. Dan 11% wilayagh itu sudah termasuk kompleks tua Al-Quds (Yerusalem) serta pemukiman di sekitarnya.

Pada tahun 1967, seluruh wilayah Tepi Barat atau Yerusalem Timur hingga Gaza itu sudah diklaim oleh Israel dan telah dikuasai oleh mereka juga. Bukan hanya itu yang mereka klaim, kompleks Kota Tua Al-Quds, termasuk Yerusalem Timur juga ikut di klaim. Padahal wilayah itu berada diatas hukum mereka. Hingga saat ini hal tersebut tidak diakui oleh seluruh dunia, kerena masih sepihak yang mengeklaim wilayah tersebut.

Sejak saat itulah konflik sering terjadi di Yerusalem. Pada tahun 1994 muncullah sebuah perjanjian yang bernama Wadi Araba Agreement untuk meredam ketegangan konflik tersebut. Isi perjanjian itu, sesuai dikutip dari Aljazeera adalah “Israel menyatakan menghargai hak historis Yordania yang diwakili Islamic Waqf dalam perannya untuk menjaga Al-Aqsa.”

Namun perjanjian tersebut hanya bertahan sebentar. Pada tahun 1996 konflik tersebut kembali terjadi. Israel kembali berulah, mereka membuat terowongan di dekat tanah Al-Aqsa. Terowongan tersebut dibuat dengan berbagai cara. Ketika tahun 2000 kembali lagi terjadi konflik besar besaran antara pemuda Palestina dengan tentara Israel.

Akibat kejadian itu keluarlah sebuah larangan dari pemerintah Israel. Larang tersebut berbunyi “Warga Palestina yang berusia 18–50 tahun dilarang memasuki daerah Al-Aqsa. Hanya yang berumur diatas 50 tahun yang boleh memasuki daerah tersebut.”

Masih belum ada tanda tanda konflik ini akan selesai, padahal sudah hampir setengah abad

Demikian berita dari LASKAR JUDI

Click to Post

    Laskar Judi

    Written by

    http://www.laskarjudi.com/

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade