Hilang sudah

Kemarin kita bertemu, di tempat parkir depan kedai makan sunda. Aku bersama temanku, kau dengan motormu. Walau kita sudah berpisah, tanganku masih gatal menghubungi, mataku masih terbuka untuk melihat wajahmu. Harga diriku sudah lama hilang sejak bersamamu, aku menelannya bulat-bulat. Serius bukan pakaianmu, aku tahu. Kau suka tertawa dan hanya itu yang membuatmu lemas.

Kembalilah padaku, pintaku.

Kau menggeleng, takdir tidak mendukung.

Bersenang-senanglah ia bersama teman-temannya. Merokok dan minum-minum. Membeli para gadis malang dan menjamahnya hingga mendesah. Kesepian telah membuatmu rusak. 
akupun sepi, salah satu cara untuk membuatku terisi hanyalah dengan kehadiranmu dan usapan jemarimu di keningku.

Ke mana rasa sayangmu? Sudah hilang kurasa.

Urusanku sudah bukan urusanmu lagi, kau tidak peduli.
bahkan badai yang bergemuruh di dadaku sudah tidak ingin kau dengar, kau jinakkan dengan matahari di tanganmu.