Jika aku jatuh cinta lagi

Ketika aku jatuh cinta lagi, aku berharap pada Tuhan untuk memberikanku hati yang kuat. Jantungku seringkali menderap kencang lalu lemah, terkulai lemas dengan sedikit cakaran luka akibat memompa begitu keras.

Jatuh cintaku ingin kepada lelaki yang gemar membaca buku, membaca raut wajahku dan membaca lekukan tubuhku. Merasakan jemarinya menari di selipan badanku yang terbuka dan dingin. Hangat hanya ketika ia menaruh telapaknya di palung perasaanku.

Aku ingin jatuh cinta pada lelaki yang mencintai pantai, sehingga aku tidak perlu mengarungi lautan ganas. Tetapi aku dan kau hanya perlu duduk berdua di pasir hangat dengan dua pasang kaki terbenam di dalamnya.

Jatuh cintaku ingin kepada lelaki yang bisa membuatku lupa bahwa aku penuh dengan kemarahan. Ruhku akan diguyur dengan ketidaksempurnaannya sehingga aku pun bisa menutup luka yang terpampang di sekujur tubuhnya dan di dalam jiwanya. Kita tidak jauh berbeda.

Aku ingin jatuh cinta pada lelaki yang ingat bahwa aku kekasihnya. Tidak peduli bahwa ia jauh dan aku mulai sadar bahwa komunikasi tidak perlu basa-basi, kita saling tahu hati ini sudah dipegang oleh yang paling terkasih.

Jatuh cintaku ingin jatuh pada lelaki yang menginginkan kejatuhan cintanya jatuh kepadaku. Ingin hal yang berbeda tetapi yang sama denganku. Ingin hal yang paling mesra tetapi paling membosankan denganku. Ingin hal paling jalang tetapi paling suci denganku.

Aku ingin jatuh cinta dengan lelaki yang menganggap aku siang bolong, pencumbu paling ulung serta jatuhnya yang tidak ada henti… sama seperti aku.