Aduh Hipwee
Gak tau ya kenapa saya nulis ini.
mungkin karena merasa gerah dengan konten hipwee yang dipenuhi dengan tips dan dorongan kepada anak muda untuk segera melanjutkan spesies manusia?
DISCLAIMER: Saya gak ada masalah sama orang-orang yang menikah muda, menurut saya berkomitmen seperti itu membutuhkan kemapanan lahir dan batin. Bila sepasang anak muda memang sudah memenuhi kriteria dan sudah siap untuk mengarungi bahtera rumah tangga bersama-sama, please do whatever you like saya gak ada masalah sama itu and congratulations for you too.
Saya juga gak ada masalah sama orang-orang yang tyada henti-hentinya memikirkan jodohnya, saya tidak tahu cerita hidup orang-orang itu maka dari itu saya tidak berhak menghakimi mereka. Saya hanya menyodorkan pendapat jujur saya mengenai isu ini. yang bisa saya katakan adalah semoga kalian segera menemui jodoh kalian supaya gak sering baca hipwee lagi.
urusan tersinggung atau enggak itu bukan kendali saya, please kalau tersinggung jangan laporin saya ke polisi, mendingan ditonjok ampe bonyok. serius.
yang menjadi masalah buat saya adalah tren menikah muda yang tidak dibarengi dengan saldo rekening serta kematangan pribadi yang memadai. sudah dengar bahwa perceraian rentan terjadi pada pasangan muda usia 20-an, bukan?
belum lagi kalau sudah punya anak lalu orang tuanya bercerai. aduh.
gak tau juga ya, sebenarnya konten-konten hipwee gak bisa dibilang jelek, beberapa bahkan menurut saya punya manfaat nyata jang dapat dirasakan kawoela moeda ketika membatja ditemani dengan secangkeer kovfi dan lagu dari pemutar piringan hitam seraya menatap sendja selepas hoejan jang khidmad dan penoeh nostalgia.
sebenarnya yang benar-benar bikin saya gerah adalah jumlah tulisan mengenai pernikahan, jodoh dan sejenisnya yang membanjiri hipwee. ya mungkin karena saya tak laku-laku dan sempat berpikir untuk menjadi manusia aseksual yang tidak menikah lalu mati sendirian bersama anjing saya yang sudah sakit-sakitan nanti, bisa jadi itu jadi penyebab sikap saya menjadi agak xebal dengan taufik-taufik seperti ini.
berikut beberapa tautan tulisan pendorong prokreasi yang berhasil saya kumpulkan melalui browsing “pilihan editor” nya hipwee. beberapa tulisan tidak secara langsung merujuk kepada dorongan berkomitmen dengan satu orang seumur hidup, tapi saya rasa bisa lah, lumayan manjang-manjangin tulisan saya supaya keliatan sophisticated.
Inilah Alasan Logis Kenapa Para Cewek Selalu Meminta Cepat Dinikahi
Renungan Buat Semua; Kamu Harus Bersiap Ketika Tiba-Tiba Pasanganmu Ragu Soal Pernikahan
Demi Masa Depan yang Lebih Baik, Minimal Kamu Punya Pasangan dengan 5 Kriteria Ini
Sebuah Curahan Hati Buatmu, Jodohku yang Belum Juga Ketemu
Inilah Alasan Mengapa Kamu Wajib Bersyukur, Meski Masih Berstatus Jomblo
8 Ketegasan yang Harus Para Cowok Punya, Kalau Ingin Pasangannya Setia dan Makin Cinta
Agar Masa Depan Cintamu Lebih Terarah, Terapkan 5 Cara Ini Secepat yang Kamu Bisa!
Jadilah Cewek Cerdas dengan Memakai 5 Pertimbangan Ini Saat Mencari Jodoh!
Luar biasa ya.
Kalau tulisan seperti itu banyak berseliweran dan beberapa kali mendominasi “pilihan editor”, artinya demand atau permintaan untuk tulisan pendorong reproduksi umat manusia semacam ini memang banyak, dan dapat kita simpulkan bahwa anak muda indonesia memang sedang kebelet kawin sehingga banyak yang termakan hoax nikah gratis di masjid trans studio bandung. (semoga Odin memaafkan jiwa orang yang menebar hoax ini dan mengizinkan nya untuk masuk ke Valhalla)
Yang gini-gini nih yang bikin hipwee toxic di mata saya. memang tidak semua tulisan bertemakan tjinta di hipwee tidak melulu merujuk kepada pernikahan, tapi mereka seringkali membuat pernikahan yang merupakan sebuah hal besar yang tidak bisa diputuskan begitu saja seakan-akan menjadi camilan nikmat yang dapat anda nikmati kapan saja. anjrit dah ah.
saya akan senang sekali kalau hipwee memperbanyak jumlah tulisan mengenai passion dan mengejar impian karena sepertinya banyak sekali orang-orang yang membutuhkan tujuan hidup supaya tidak melulu memikirkan dimana jodohnya dan kapan dia akan meniqah.
Serius ya, hidup itu bukan cuma soal nikah. Masih ada Fallout, Skyrim dan The Last of Us.
babay.
