berbatu

guratan matahari menyelinap diantara sunyinya pepohonan

bangelan hujan bintang 
bulan purnama bertahta di angkasa
derap langkah kaki sang pengabdi akan kembali
mbek an kambing berganti nada menjelang pagi
kicauan burung meyamar dipagi hari

deretan batu terjal terlewati 
ramah senyum menghampiri 
pada pukul lima pagi, kita pergi 
awal kau tak biasa melewati jalanan ini 
bersama surya bumi disinari 
guratan cahaya bulan masih ada terlihat di antara pepohonan

dinginnya embun tak bisa menampar dengungan mesin 
roda dua,empat takkan bisa mengumpat