may i’ll never get to show you these words

aku pagar yang tak berbatas
aku pagar yang membatas
aku pagar yang terlalu keras
aku pagar di tengah jangkrik malam yang malas
aku pagar yang mencari teman
aku pagar yang selalu memisahkan
aku pagar yang sedikit kesepian
dan aku pagar yang selalu kalah saat hujan datang
air yang datang memukulku tanpa ampun
aku pagar yang ditempeli duri dari kawat-kawat besi
aku tertawa saat kau mulai menyapaku
meski itu sementara
samar-samar tawamu membahagiakanku
samar-samar senyummu dipandang mata seberang
aku sudah tak lagi merasa sepi
meski siang menjelang
banyak orang yang lalu lalang
membawa rumput dari hutan yang ada tuan
aku besi tua yang tak dimakan usia
aku besi tua yang tak kan pernah abadi
aku besi tua yang bertugas sebagai pengabdi
aku besi tua yang menunggu pengganti
BGN — MLG