Manusia yang Mudah Lupa

Bismillahirahmanirahiim.

Seringkali random saat bikin keputusan, beberapa kawan dekat bilang Lika ini impulsif.hehe

Tapi saat itu, Lika justru bersyukur bikin keputusan random berdiam diri di Salman, sendirian.

Lika percaya gak ada yang namanya kebetulan, saat itu 11 Mei 2016, ternyata di Salman lagi ada kegiatan dan pembicaranya Dr. Agus. Lika buat catatan dan kemudian setelah sekian lamaaa… catatan itu random di buka lagi 15 September 2017.

Kebetulan?

Lika yakin ada pesan yang mau Allah sampaikan. Izin berbagi, siapa tau reminder dari Allah ini juga buat kamu. Iya kamu! :)

Lupa.

Manusia makhluk yang mudah lupa, ada 3 faktor yang membuat manusia lupa :

  1. kesibukan → semakin sibuk seseorang, semakin besar peluang lupa.
  2. usia → ketika bapak seusia kalian, menghapalkan Al-Quran rasanya manteeep.
  3. ilmu itu sendiri → hati-hati semakin ilmu itu banyak, semakin besar peluang lupa, bencana dari ilmu adalah lupa.

Setelah kita sadar kalau manusia ini makhluk pelupa, ternyata ada loh upaya yang bisa kita lakukan agar tidak menjadi pelupa. Apa aja?

  1. Menulis

Mesti jadi kebiasaan, budaya, memelihara ilmu pengetahuan. Jadikan ilmu sebagai sesuatu yang di buru → Al-imam As-syafii r.a. mengilustrasikan ilmu itu dengan buruan. Al-ilmu soyidul, maka tulisan merupakan ikatan. Ikat lah hasil tangkapan kamu dengan kuat, dengan tulisan. Ibarat sedang berburu, hasil tangkapan akan lepas kembali jika tidak di ikat.

2. Amal

Imam Ali r.a., ilmu di respon dengan amal, jika tidak diamalkan akan hanyut kembali. Ibarat hanya terdengar dari telingan kanan masuk telinga kiri. Padahal Allah menyenangi orang yang berilmu, Allah marah betul terhadap orang yang punya ilmu yang tidak dimanefestasikan dalam kehidupan.

“Kaburo maktan indallahi antaquluu maalaa taf ‘aluun”

Sangatlah besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.(QS As-Shaf : 3)

Ya Allah, Astagfirullahaladhim… lindungi hamba dari kelakuan seperti ini :(

Hal ini mesti banget jadi perhatian, penting kita punya ilmu yang diamalkan. Moment ini pastikan 1 ayat, 1 hadist, berujung dalam amal, Allah yang memampukan semoga senantiasa dalam bimbinganMu.

3. Jauhi Maksiat

Al-imam waqi adalah sahabat imam bukhari, guru dari imam as-syafii. Jauhi oleh kalian kemaksiatan, karena sesungguhnya ilmu itu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidak diberikan kepada orang yang selalu berbuat maksiat.


Manusia Lupa Wajar?

Mulai detik ini ada 3 hal yang tidak boleh kita lupakan :
Jika lupa, HARAM hukumnya!
1. tidak boleh melupakan keselamatan diri kamu sendiri → al-hasr:19 (orang yang lupa pada diri sendiri, orang yang melupakan Allah) sesibuk apapun jangan sampai melupakan solat, jangan lupa berkomunikasi dengan Allah, lupa pada keberadaan Allah.

2. tidak boleh melupakan JATAH HIDUP kita → al-qasas:77 (ada 3 jatah hidup manusia yang tidak boleh dilupakan :

a. jatah rezeki yg halal (harta, boleh tidak sedikit, yang penting HALAL!HARUS!HARUS! → Al-Baqarah : 168 ( Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.) — ayat favorit Likaa ❤

- NABI mencintai orang miskin karena kesabaran nya, nabi benci orang kaya yg sombong, nabi benci orang miskin yg sombong. ada orang india bikin rumah sampai triliyunan. bapak rindu kaum muslimin yang kuat dari segi ekonomi. HARTA BOLEH TIDAK SEDIKIT, TAPI SATU YANG HARUS DIPASTIKAN, HARTA TERSEBUT HARUS DIPEROLEH DENGAN CARA YANG HALAL. 
Korupsi? no, korupsi? la, korupsi? tidak!!

b. jatah Pasangan yang Halal → tujuan pernikahan, untuk membuat hidup tenang. sebagai manusia kita butuh penyaluran hasrat biologis, sama seperti makan dan minum, aktivitas seksualitas menghasilkan implikasi yang sangat vital pada manusia, maka penyaluran harus ada di lembaga nikah. (tidak boleh menikahi orang yang syirik, orang yang berbeda agama)
laki-laki itu adalah pemimpin dan akan dipertanyakan tentang kepemimpinan nya. mampu menegakkan kepemimpinannya.

c. yang ketiga, adalah pakaian yang menutup aurat. pastikan . mulai malam ini, mulai detik ini, tidak melepaskan ‘pakaian’ means dignity, kehormatan.

3. tidak boleh melupkan kesalahan diri sendiri .

Al-Kahfi:57 ( Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya. )

MULAI DETIK INI, PROYEKSI KEDEPAN ! ISLAM MENGAJARKAN KEDEPAN.Segera minta Ampun sama Allah. tidak boleh lupa, mengingat kesalahan, dibayangkan, mengingat kesalahan adalah entry point untuk meminta ampun.

4. tidak boleh lupa JASA BAIK orang lain.

Dan janganlah kamu lupa kebaikan di antara kamu. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”(QS.Al-Baqarah:237)

JASA ORANGTUA. jangan menyakiti hati orang tua. bersyukur keberadaan ayah-ibu. Amanah menyelesaikan kuliah tepat waktu. itu bagian dari syukur kepada Ibu dan Bapak.

Bagaimana pengaruh agama terhadap kesuksesan? Ada 2 yang selalu manusia cari : Kesuksesan dan Kebahagiaan

1. ada orang yg sukses dan bahagia
2. ada yg sukses, tapi tidak bahagia
3. tidak sukses,tapi bahagia
4. tidak sukses dan tidak bahagia

Q.S.Al-Maidah : 35 “ Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan carilah wasilah (jalan) untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah (berjuanglah) di jalan-Nya, agar kamu beruntung.”

untuk bahagia dan sukses versi Quran, ada 3 syarat nya,
1. kita taqwa kepada Allah, beribadah
2. kita berpegang pada Al-quran + sunah
3. teruuus, tekuuun, penuh kesungguhan agar tetap berada di jalab Allah. pastikan pergaulan kita baik. Jika ada masalah, ga tenang hati, resah jiwa.

Mohon pada Allah. Ampunan syarat mendapat ridho Allah.

DT, Gegerkalong.
15.9.2017

Like what you read? Give Lika Lulu a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.