Random Mind of Mine #5

Bokep dan Rambut Pendek.

Gue habis potong rambut, super pendek. Kemudian beberapa ‘ejekan’ datang dari beberapa temen-temen gue. Dari yang mulai ngatain lesbi sampe buci. Buci itu sepemahaman gue adalah salah satu term dalam suatu kondisi sosial yang masih dianggap tabu terutama di Indonesia (halah). Intinya adalah dalam lesbian, ada beberapa peran. Seperti misalnya femme, dimana cewe ini lebih cenderung menjadi seseorang yang feminin, dan buci/ butchi, yang lebih kearah tomboy dan dari dandanan (tidak selalu) ataupun perilakunya menyerupai laki-laki.

Terus gue jadi kepikiran nih, kenapa ya kalo di film porno, dalam scene lesbian itu cenderung diceritakan dengan yang rambut panjang dan rambut panjang atau femme dengan femme? Gue sempet mikir, ya karena that’s the fun. Mereka ingin ngeliat gak cuma yang secara fisik aja perempuan, tapi mereka pengen ngeliat ‘gender’ nya sebagai cewe. Bingung? Sama.

Maksud gue adalah, ketika yang main cewe rambut pendek yang diidentikan dengan buci, mereka sama aja kayak ngeliat cowok, tapi dengan casing perempuan. Beda ceritanya kalo mereka ngebayangin cewe yang emang ‘cewe banget’. Bayangan gue sih yang dibilang cewe banget itu yang manja, rambutnya panjang, lembut, dan blablabla. Makanya, lebih sering bener-bener cewe yang mereka anggap ‘cewe banget’ buat bikin video porno lesbian scene.

Terlepas apapun yang ada dan bagaimana sosial mendefinisikan lesbi atau ‘cewe banget’ atau bagaimana seharusnya wanita bertindak dan bersikap, semua perempuan bebas mendefinisikan dirinya, mengekspresikannya, dan memiliki keinginannya sendiri tanpa harus takut terdefinikasi oleh lingkungan.