Pakai Saja Punyaku

Pengkaderan UKM diadakan bulan Oktober 2015 yang lalu, di kelas yang ikut sekitar sepuluh orang. Termasuk saya dan Fandy. Pengkaderannya diadakan di Pantai Tanjung Bayang.

Seru sih, tapi waktu itu saya pasif dan banyakan diamnya karena masih sungkan dengan senior disana. Karena diadakan di pantai, pikiranku tidak bakal mau make sepatu kets. jadi saya pakai sandal jepit swallow. Tapi ternyata pada make sepatu semua.

Duh, rasanya langsung mau pulang ganti dengan sepatu juga.

Trus Fandy tanya, “Kenapa?”karena saya terlihat celingak-celinguk gitu.

“Tidak ada yang pake sandal jepit.” jawabku.

Fandy terdiam sejenak. “Ya, sudah. Sini tukaran”

Saya jadinya make sandal gunungnya Fandy. Dan ukuran kakinya besar sekali, saya jadi agak terseok-seok.

“Tidak apa-apa?” tanyaku memastikan

Dia menjawab iya sambil terkekeh-kekeh.

Trus temanku yang cewe, lihat. Dia bilang mau juga, pakai sandalnya Fandy. Tapi saya tidak mau kasih. Dia bilang, dia cemburu. Biar dia bilang begitu, saya tetap tidak mau kasih. Ini kan bukan di sinetron atau di FTV yang dia tonton. Yang dengan dia berkata begitu saya bakal ngasih. Tidaklah. Yang dikasih kan saya, bukan kamu. Jangan merusak kesenanganku dong.


Pas hari terakhir, tidak ada yang mau berenang. Karena selain rame, agak kotor dan cuaca sudah panas (padahal masih jam 8), yang lain memilih untuk tidur karena semalam begadang. Padahal saya sudah siap nyemplung dengan tidak ada baju ganti. Jadinya hanya saya dan Fandy yang main di pantai. Awalnya kita hanya bikin istana-istana pasir, tapi Fandy mau berenang . Dia lalu pergi sendirian ke tengah-tengah, itu lho yang sudah sepi orang. Fandy sih enak sudah pintar berenang. Karena saya belum, jadinya hanya dipinggir-pinggir pantai yang hanya sampai sepinggang.

Balik dari pantai, yang lain sudah wangi dan siap untuk makan. Sedangkan saya masih antri kamar mandi.

Pulang dari sana sudah jam dua-an. Dan kita singgah isi bensin sekalian saya traktir es krim. Kan dia sudah beli bensin, jadi gantian. Waktu sampai di rumahku, saya tawarkan Fandy mau singgah makan siang dulu atau tidak, dia bilang tidak usah karena capek jadi mau cepat-cepat sampai di rumah.