6 Tips Mempersiapkan Dana Untuk Pernikahan

Setiap pasangan pasti ingin hubungannya sampai di jenjang pernikahan. Tidak sedikit pula pasangan yang akhirnya memutuskan untuk menikah di usia yang terbilang muda. Namun, untuk sampai ke tahap tersebut haruslah memiliki keberanian, tidak hanya memiliki keberanian mental saja namun juga keberanian soal keuangan. Ketika setiap pasangan memutuskan untuk menikah, masalah keuangan harus dipikirkan secara masak-masak, jangan sampai hal tersebut malah memeberatkan pasangan dan kedua orang tuanya. Sebenarnya, untuk masalah tersebut bisa direncanakan dari jauh-jauh hari.

Berikut adalah tips agar tidak bingung soal keuangan ketika memutuskan untuk menikah :

1. Tentukan Target

Setiap orang pada akhirnya akan menikah, oleh sebab itu tidak ada salahnya untuk menentukan target pada usia berapa kamu ingin menikah. Walaupun target itu bisa saja meleset dari apa yang kamu rencanakan namun tetap tidak ada salahnya membuat target menikah. Dengan begitu maka kamu juga dapat mengukur seberapa kemampuan kamu dalam masalah keuangan.

2. Sisihkan sebagian Uang Gajimu

Setelah kamu membuat target menikah, yang perlu kamu lakukan selanjutnya adalah menyiapkan dana untuk pernikahanmu. Tidak perlu banyak-banyak, cukuplah 10–20% dari uang gajimu disisihkan guna tabungan menikah. Hal ini dapat meringankanmu dikemudian hari.

3. Buat Tabungan Bersama Pasanganmu

Menikah bukanlah soal laki-laki atau perempuan yang harus mengeluarkan dana lebih banyak, namun alangkah indahnya jika hal itu dilakukan secara bersama-sama. Ajaklah pasanganmu untuk membuat tabungan bersama, dimana kamu dan pasanganmu dapat menyimpan dan mengelola tabungan tersebut. Dengan adanya tabungan bersama ini, kamu dan pasanganmu bisa belajar mengelola keuangan ketika sudah menikah nanti.

4. Investasi

Untuk hal yang satu ini, penting juga dilakukan oleh pasangan yang ingin menikah. Tidak hanya sebagai bekal ketika kamu akan menikah tapi juga bisa menjadi hal penting ketika kamu nanti sudah menikah. Jika kamu atau pasanganmu memiliki dana cukup banyak, tidak ada salahnya menginvestasikan dalam bentuk tanah atau rumah. Investasi tersebut bisa dijual kembali \ketika kamu dan pasanganmu ingin menikah atau bisa juga ditempati ketika sudah menikah. Namun jika memiliki dana yang terbatas, maka dapat memilih perhiasan emas sebagai bentuk investasi atau reksadana di bank. Semuanya sama-sama menguntungkan.

5. Berhemat

Hemat tidak hanya pada diri sendiri, namun hemat juga terhadap kencanmu dengan pasangan. Bukannya pelit, namun alangkah baiknya jika dana tersebut disimpan untuk tabungan menikah. Pikirkan saja, berapa dana yang harus dikeluarkan ketika akan melangsungkan pesta pernikahan nanti, mulai dari sewa gedung, catering, belum lagi undangan pernikahan dan jasa wedding organizer serta banyak hal lainnya yang akan membuat kamu dan pasanganmu pusing jika tidak menyiapkan hal ini dari jauh-jauh hari. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika kamu dan pasanganmu lebih sering berhemat.

6. Catat Semua Pengeluaran

Sepertinya berhemat saja tidaklah cukup jika belum mencatat semua pengeluaran. Dengan mencatat kamu akan mengetahui pengeluaran apa saja yang sering dilakukan, dan apakah kamu menggunakan uangmu itu untuk sesuatu yang penting atau justru malah sebaliknya. Namun, mencatat pengeluaran terkadang membuat kita pusing sehingga seringkali hal ini tidak bertahan lama. Kamu yang merasakan hal tersebut tidak perlu pusing lagi karena saat ini ada aplikasi DompetSehat yang dapat mengelola keuanganmu dengan mudah. Kamu tinggal download saja di http://bit.ly/androidDS, dijamin setelah itu keuanganmu akan terkelola secara otomatis. Praktis bukan ?

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Luvi Fatikhah’s story.