Mas Didiet, selain ruby dan groovy, udah pernah pake yang lain untuk automation tool?
Raka Teja
1

Kebetulan belum pernah. Dulu ingin pakai Ansible, tapi tidak jadi dan tetap pakai Chef. Dan tidak ada solusi otomatisasi untuk mobile dengan Python. Mungkin BUCK, tapi saya belum pakai BUCK secara ekstensif. Tren nya sekarang build tools justru banyak yang pakai JavaScript: webpack, grunt, gulp dan sejenisnya.

Secara pribadi sebenarnya saya tidak terlalu senang dengan Python karena

  • Whitespace, saya senang whitespace tetapi memaksa memakai whitespace bikin sakit mata kalau kodenya sudah cukup panjang. Memakai whitespace bukan berarti kodenya jadi bersih.
  • Orientasi objek yang kikuk. __init__ oh __init__.
  • Python 2 vs Python 3, kapan ini selesai proses deprecationnya.
  • Solusi virtualenv juga kikuk, tidak sebersih bundler dan npm.

Tetapi kalau alat yang tersedia cuma Python, ya gimana lagi. Harus pakai. Hanya (untungnya) kayaknya trennya bukan ke arah situ. Domain di mana Python populer saat ini banyak di pengolahan data dan Machine Learning.