Sebuah perjalanan. TA 135

Bangku-bangku kosong yang diisi dengan sesaknya meja oleh sebuah hasil karya selama berbulan-bulan. 
Pemikiran, finansial, kerja keras, dan Waktu pun sudah dikorbankan untuk menyelesaikan dinding besar yang dihadapi oleh setiap mahasiswa, khususnya mahasiswa arsitektur

Tugas Akhir.

Tugas AKhir ini dilalui oleh 4 tahapan, dengan per tahapan rentan waktunya berbeda-beda.

1. Sinopsis
Merupakan tahap pencarian judul TA. Pejuang mahasiswa diwajbkan untuk setidaknya menyiapkan 2 judul untuk asistensi ke dosen. Judul yang sesuai untuk kriteria TA setidaknya harus mempunyai suatu permasalahan yang jelas yang didukung dengan data tertulis dan data di lapangan serta bagaimana kita mempunyai solusi untuk permasalahan tersebut

2. LP3A
Laporan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur. Merupakan tahapan selanjutnya setelah sinopsis. Pada tahapan ini pejuang mahasiswa diwajibkan untuk melengkapi data yang nantinya akan digunakan untuk mendesain dengan judul TA yang terpilih. Survey dan surat ijin merupakan kegiatan yang biasa dilakukan untuk mengambil data sesuai kebutuhan.
Presentase pada tahap ini ialah 30%

3. Eksplorasi Desain
Tahap selanjutnya dari LP3A. Disini mahasiswa sudah menempati ruang studio TA dan mempunyai ruang meja ekslusif untuk mengerjakan TA. Wifi+AC merupakan sarana pendukung ruang bagi mahasiswa dalam pengerjaan di ruang studio. Setidaknya, disinilah mereka bertemu untuk menuangkan ide-ide sekreatif mungkin dalam memecahkan permasalahan.
Pada tahap ini membutuhkan perjuangan yang sangat ekstra. Bagaimana tidak, presentase nilainya ialah 50%!
Tidak heran jika nantinya banyak teman-teman yang ikut membantu.
Produk Eksplorasi desain menggunakan handwritng dan maket gubahan massa dengan skala menyesuaikan

4. Presentasi Desain (Final)
Tahap terakhir. Produk yang ditampilkan ialah Maket final, Gambar kerja, Laporan Perencanaan dan LP3A (revisi)
Pada tahap ini sudah menggunakan komputerisasi, walaupun tidak menampik bahwa pada tahap sebelumnya (eksplorasi) juga menggunakan digital dan hasil dari print di blat.
Disini bagi setiap pejuang merupakan suaut nilai prestisius. Render gambar, pesan maket di maketor merupakan sebagian hal yang dilakukan demi mempermudah pengerjaan mereka.
Ada juga yang mengerjakan pekerjaan tersebut sendiri, karna biaya untuk pesan gambar hasil render-an dan maket di maketor pun variatif. tergantung bagaimana kita negosiasi, dan mempersiapkan budget jika kita ingin memesan.
Oh ia, nilai presentase pada tahap ini ialah 20%.

Jadi, bagaimana dengan dinding yang harus dilalui oleh pejuang mahasiswa ini?
Pada kenyataannya, setiap perjalanan tidaklah selalu mulus sesuai rencana.
Pada fase tertentu, ada beberapa pejuang yang sedang di uji untuk berhenti sejenak istirahat. sembari melihat sekitar, mungkin Tuhan punya rencana lain.
Pada setiap waktu, kita juga di sadarkan untuk selalu bersyukur bahwasanya yang dihadapi ini hanyalah sebuah ‘dinding’, bukan sebuah keseharian untuk beberapa orang yang memikirkan apa yang harus mereka makan besok
Pada akhirnya, setelah ‘dinding’ yang terlewati ini masih ada ‘dinding’ lainnya yang lebih besar dan butuh perjuangan lebih untuk mencapainya.
Karna setiap orang punya jalan masing-masing.

Selamat kepada kalian, pejuang TA periode 135.
Selamat atas kelulusan kalian (begitupun saya).
Dan bagi yang belum, yakinlah Tuhan punya rencana indah.

Arsitektur.. Jaya!