Buy 5 Years Experience Within a Year

Sebagai generasi millennials yang serba ingin semuanya cepat, mungkin akan berdampak buruk bagi tiap pekerjaan yang dilakukan. Tapi disisi lain bagaimana kalau kita bisa menyingkat waktu pengalaman kerja 5 tahun dalam 1 tahun? lul. This is not bullshit “But we must pay the price, as my mentor said”. Saya sudah mencoba compare dengan mereka yang sudah bekerja selama 3–5 tahun di field yang sama dan pengakuan yang diberikan oleh perusahaan, sama dengan mereka yang berpengalaman > 3 tahun. Setelah sharing hal ini ke beberapa temen dekat, Saya mencoba untuk share ke khalayak umum, cielah lul. This is what i’m doing to get my 5 years experience in a year.

  1. Build Great Circle
    Tentunya di dunia kerja yang sudah terstruktur akan selalu ada atasan. Pada waktu itu Saya mencoba menjadikan teman baru dari kalangan yang memiliki posisi berpengaruh pada perusahaan. Yang Saya lakukan kebanyakan mendengarkan ketika lagi ngobrol bareng. Because I thought, if my circle its just the same level as me, ya dalam kurun waktu satu tahun itu yang akan menjadi pencapaiannya(gak mesti ya haha). Disini Saya mulai belajar banyak dari orang-orang hebat, risk taker & nekat. Mulai dari mencoba mengutarakan pendapat. Dan yang menjadi point utama, kita juga bisa dapet circle mereka. Dan Kenapa mereka?, karena mereka yang punya pengalaman 5 tahun ataupun malah puluhan tahun. Seperti dalam Islam juga ada sebuah sabda yang kesimpulannya kira-kira seperti ini “Kalau kita dekat dengan seorang penjual minyak wangi kita juga akan ketularan wanginya”.
  2. Do The The Best At Your Job
    Ya, lakukanlah yang terbaik pada tiap pekerjaan dengan segenap tanggung jawab. Selalu belajar hal baru yang berhubungan dengan pekerjaan and always set ma mind to “what can I give to the company to make it better”. Ya, yang saya lakukan adalah coba mengutarakan ide tiap kali rapat bersama.
  3. Set The Goal Pretty Much High
    Pada waktu Saya menerima pekerjaan pertama diprofesional field, Saya berfikir kalau Saya akan mempunyai banyak impact kalau bisa berdiri di barisan paling atas pada perusahaan yaitu BOD. Then what im doing is memahami cara bekerja mereka dan apa yang bisa lakukan untuk mencapai itu. Walaupun pada akhirnya lead of product adalah tanggung jawab yang diberikan kepada Saya sebelum negara api menyerang hhe. Ya someone told me “Set your goal at the top level, even though you can’t reach that level, you will not far away from that”
  4. Always Test Ourself
    Karena jalan yang Saya pilih menjadi seorang Software Developer, Saya selalu mencoba untuk hanya sekedar iseng ngetes kemampuan, yang sampai saat ini juga masih cupu lul. Ya, pada waktu Saya mulai bekerja sebagai software developer selama 6 bulan. Saya coba berani untuk mengambil satu project luar, yang Saya ambil hanya untuk sekedar mengetes kemampuan, dan Allahmdulillah, Me with one of my friend can finish it and got the money, selain itu Saya mencoba untuk sekedar apply pada jobstreet untuk posisi yang Saya rasa belum cukup kalau dibandingkan dengan pengalaman Saya ex : Senior Developer with 5 years Experience. Yang Saya lakukan pas test hanya mempelajari pola apa yang diujikan kepada calon employee dengan grade demikian. Dan sekedar iseng untuk ikut wawancara pada acara-acara geek yang kebetulan ada semacaman hackfair. Yang menjadi pedoman Saya adalah “If they get the impression with my self, then the things that I need to do is bring my friend to the same level and get more circle to reach another level”.

I Just wanna share. Please don’t bully :(

Show your support

Clapping shows how much you appreciated madqori’s story.