Diantara

Tajul Mafachir
Sep 6, 2018 · 1 min read

Kata abahku, di dunia tidak ada hitam yang benar hitam. Sebagaimana putih yang paling putih. Diantara keduanya terdapat jarak negoisasi dan kesepakatan nilai.

Tidak ada yang berhak merasa tinggi melebihi langit dan menerima rendah serendah bumi.

Tidak ada pandangan yang mulia, sekalipun dari orang-orang salih dan kekasih, melebihi pandangan Allah dan Rasul-Nya kepada kita.

Tidak ada cinta yang paling sempurna, sekalipun kepada orang tua, saudara, harta benda dan para kekasih, melainkan kecintaan kita yang berdasarkan iman dan ketakwaan.

Karenanya, kembalilah kepada kaidah pada paragraf pertama.

Njk, 2018

Tajul Mafachir

Written by

Pejalan yang pertapa | Tuan Kesunyian di kehidupan yang L e t o y | Kopi | @mafachirr

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade