Goncangan Cinta

وإِذَا زُلْزِلَتِ المحبةُ زِلْزَالَهَا 
وَأَخْرَجَتِ المحبةُ أَثْقَالَهَا 
وَقَالَ المحبُ مَا لَهَا 
يَوْمَئِذٍ تُحَدِّث المحبةُ أَخْبَارَهَا 
بِأَنَّ العشقَ ألزم لَهَا 
يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ العشاقُ أَشْتَاتًا لِيُرَوْا خالصة أفئدتهمْ 
فَمَنْ يعشقْ مِثْقَالَ ذرة حبيبا أدركهُ
فمن حبيبك يا حبيبي؟
Dan apabila cinta digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat. Dan cinta telah mengeluarkan beban-beban rindu yang dikandungnya dan seorang pecinta bertanya: "Mengapa cinta jadi begini?" Pada hari itu cinta menceritakan keadaannya. Karena Sesungguhnya kerinduan telah memastikan beban yang sedemikian itu kepada cinta. Pada hari itu para perindu dibangkitkan dari kematian dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) atas kemurnian hati mereka. Barangsiapa yang merindukan kekasihnya meski hanya seberat dzarrah, pun ia akan temui.
Maka, siapakah kekasihmu, duhai kekasihku?

(Khartoum, 2017)