Mencitaimu, Sebagai Mayat

Di tanah tubuhku jatuh. Di udara suaraku luka. Di air nafasku kafir.

Tapi

Hanya di tubuhmu, Jasad dan luka-lukamu. Diriku menjadi, yang tak hidup sebagai mayat.

Aku ingin jadi tubuhmu saat kau jatuh dan terluka. Menjadi airmatamu, saat kau menangis dan merindukan aku yang bangsat!

Denpasar, 2017