Tak Sekedar

Saat aku mencintaimu, cinta jadi tak sekedar asmara. Saat aku merindukanmu, rindu jadi tak sekedar dendam. Saat aku memelukmu, pelukan jadi tak sekedar pelarian. Saat aku menyebutmu, namamu jadi tak sekedar sebutan. Saat aku mengingatmu, ingatan jadi tak sekedar kenangan. Saat aku menangisimu, tangisan jadi tak sekedar airmata. Saat aku sepi darimu, kesepian jadi tak sekedar kesunyian. Dan saat aku menemuimu, pertemuan jadi tak sekedar tatapan.
Sesungguhnya, siapakah dirimu, O Muhammadku!

(Khartoum, 2017)