Copy-Paste

Mengambil dari satu orang adalah mencuri. Mengambil dari beberapa orang adalah kompilasi. Mengambil dari banyak orang adalah riset. (Assyura, 2017)

Kutipan di atas saya dapatkan dari salah satu surel yang masuk, cukup menghibur karenanya saya mempublikasikannya ke laman Facebook saya. Saya terhibur karena paling tidak saya akan membaca habis lampiran yang terlampir pada surel tersebut. Bagaimana membaca lampiran saja akan jadi hiburan, ya paling tidak saya bisa membaca gaya mengutip Assyura ini nanti.

Lampiran surel Assyura memang belum saya baca, tapi berharap lebih boleh lah ya. Karena lampiran surel lainnya yang saya baca sebelum-sebelumnya sekitar 80% hasil menyalin mentah-mentah sumbernya. Berani-beraninya menulis kalimat yang sama dengan aslinya kemudian menulis sumbernya sebagai daftar pustaka? 😡😡😡 Apa susahnya mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif atau sebaliknya? Apa susahnya membaca sumber-sumber itu kemudian menulisnya dengan gaya menulis masing-masing? Gaya menulis setiap orang itu berbeda, dan bukankah itu yang membuat membaca itu asik?

Suatu siang sebelum memulai praktikum, entah kenapa sesi itu dimulai dengan ceramah panjang lebar tentang asisten yang menemukan laporan praktikum yang sama, mengambil kata yang diucapkan asisten siang itu, “nyontek berjamaah”. Asisten lab siang itu juga memutuskan akhirnya nilai laporan akan dibagi rata sejumlah praktikan yang sama laporannya. Rasanya ingin saya lakukan hal yang sama oleh asisten lab lakukan pada laporan yang sama dengan surel-surel yang copy-paste berjamaah ini. Gimana, setuju kan…?Ya sudah dikasih nilai 60 saja semua ya, baik kan saya? Untung bukan saya yang nilai ujian akhirnya. Bayangkan kalau saya yang menilai ujian akhirnya. Rasakan!!!!!

Pertanyaan dari Anda selanjutnya mungkin, “kayak situ gak pernah copy-paste aja?” Dengan bangga saya akan mengatakan maaf saya tidak melakukan itu, saya terlalu sombong untuk melakukan cara seperti itu. Lihat saja nilai praktikum saya tak pernah lebih dari 80. Bahkan saya lulus dengan IPK hanya 3.07. Saya lebih memilih punya nilai pas-pasan dari pada melakukan kecurangan. Boleh dong saya sombong untuk hal yang seperti ini.

Saya mau melanjutkan membaca sisa surel yang masuk. Semoga masih ada yang pantas dibaca dari sisa-sisa surel ini.