17 Agustus (repost from Wix)

rnsyamsina
Sep 4, 2018 · 3 min read

rnsyamsina.wixsite.com/mainpianoyuk

17 Agustus

2018-08–17


Berhubung masih dalam suasana ulangtahun RI yang ke-73, aku jadi pengen nulis tentang apa yang aku lakukan pada tanggal 17 Agustus dari tahun ke tahun. Tapi cuma 4 tahun ke belakang, karena sebelum tahun 2014, HUT RI belum terasa bermakna untukku. Here we go! ;)

17 Agustus 2018

Tepatnya kemarin, pagi-paginya aku upacara di Lapangan Sukaratu, Kab. Tasikmalaya bersama rekan guru dari SMPN 1 Sukaratu. Tugas aku hari itu adalah menjadi pembimbing paduan suara, ceritanya paduan suara sekolahku mewakili kecamatan. Alhamdulillah anak-anak nyanyi dengan baik, yeay! Pulangnya guru-guru makan bareng di rumah salah satu guru di dekat lapangan itu. Sedap.

17 Agustus 2017

Saat itu aku masih berstatus sebagai pegawai kantoran di Jakarta. Libur kantor bikin aku diem di kostan, memanfaatkan dan menikmati setiap detik libur (yang bagaikan oase di padang pasir). Dari pagi-pagi cuman youtube-an (streaming upacara di istana), main game, tiduran, nonton film, ngemil. Sempet terbesit beberapa kali buat jalan ke Kemang, soalnya di sono banyak diskon di tempat makan. Tapi aku dengan suksesnya mager dan prokrastinasi sampai hari itu berakhir, hahaha.

17 Agustus 2016

Ini lagi zaman-zamannya ngebut mulai ngerjain skripsi. Fyi aja, dari isi bab 1 sampe bab 5 aku kebut hanya dalam 2 bulan. Agustus mulai, Oktober sidang, Desember wisuda. Wkwkwk berhasil meski dipikir2 ngapain nyiksa diri 2 bulan. Waktu itu males bgt ngerjain jadi di entar2.

Temen-temen bab 1, aku nyantai.

Temen-temen bab 2, aku masih nyantai.

Temen-temen bab 3, aku tambah nyantai.

Temen-temen bab 4, aku mulai penelitian.

Temen-temen bab 5, aku kebut bab 1-5.

Temen-temen daftar sidang, aku juga daftar sidang.

Temen-temen wisuda, aku juga wisuda. Hahaha jangan ditiru kecuali mau nyobain yang ekstrim-ekstrim.

Jadi, di hari itu aku seharian mikirin progres dan rencana penelitian dan berusaha ngehubung2in sama teori. Sambil sesekali main piano dan streaming upacara live di istana.

17 Agustus 2015

Waktu itu aku lagi terlempar dari zona zaman. Aku lagi ada di Garut, tepatnya di Desa Sukarame, Kec. Pangatikan, Kab. Garut. Ceritanya lagi KKN dan hari itu riweuhnya super. Kami sekelompok KKN dari UPI sejak pagi-pagi buta udah bagi-bagi tugas nyiapin panggung buat raramean nanti malem, nyiapin perkakas buat lomba, checksound di panggung, bungkusin kado2 lomba, latihan jaipong (ini kocak bgt karena kita maksa mau nampilin nari jaipong. Yg bisa cuman si Mpus, dia keren sendiri sementara kita kayak robot diajar joged. Mana kostumnya pinjem baju2 punya neneknya temen, wkwk). Sambil nyiapin, aku sambil ikut nonton TV di rumah KKN-nya. Diem2 aku ngusap2 air mata, gara2 baper keinget 17 Agustus tahun lalu dan karena sadar aku lagi ada di luar zona nyaman. Sampai malem capeeeek bgt tapi senang juga karena bentar lagi KKN mau beres.

17 Agustus 2014

NAH INI. INI.

17 Agustus tahun 2014 adalah Agustus "termahal" yang pernah aku rasakan. Mahal dari segi pendapatan, segi pengalaman, segi pertemanan, dan banyaaak segi-segi lainnya. Di hari itu, aku berkesempatan untuk menuntaskan tugas negara, yaitu bernyanyi di Istana Negara Jakarta untuk upacara HUT RI ke-69. Namanya Paduan Suara dan Orkestra Gita Bahana Nusantara (GBN). Gileee keren bgt gak percaya aku bisa nyanyi dan masuk TV (meski gak kesorot wkwk). Waktu itu aku sebagai perwakilan suara Alto Jawa Barat, pake baju adat merak warna hijau toska. Yeaaay. Kami bernyanyi dengan penuh semangat setelah dikarantina sejak tanggal 1 Agustus. Iya, aku izin kuliah. Surat dispennya juga langsung dari presiden dong wkwkkw. Terus aku dapet temen dari seluruh provinsi di Indonesia, dapet ilmu berharga soal padus dan orkes, dapet uanh pembinaan (yang jumlahnya cukup buat aku beli laptop, bayar 1 semesteran kampus, dan libur di Jakarta sendiri, wkwk). Such a lovely month. Dan sampai sekarang, aku belum bisa lupa kenangan karantina GBN. Dan tahun inilah titik dimana aku jadi sangat memaknai perjuangan pahlawan, proklamasi, hari merdekanya bangsa ini. Suer, aku tambah nasionalis dan patriotis. Kalau nyanyi lagu-lagu cinta tanah air dengan khusyu, bisa sampai merinding dan berkaca-kaca (iya maaf lebay, tapi beneran).

Habis pagi sampai siang bertugas di Istana Negara, malamnya kami diundang halal bihalal sama Pak SBY dan menteri-menteri di JI Expo Kemayoran (waktu itu Pak SBY masih jadi presiden, tahun terakhir beliau menjabat). Kami foto bareng bahkan salaman sama Pak SBY. Beliau mata panda bgt, jadi presiden pasti luar biasa berat, kata aku dalem hati.

Pulang dari sana, kami begadang sampe subuh sambil sedih-sedihan karena karantina berakhir dan mau pisah. Huhuhu, I miss you guys!

    rnsyamsina

    Written by

    Menulis untuk diri sendiri dan menulis segala hal yang remeh. Jatuh hati pada buku, musik, dan kereta api.

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade