Tips Memulai Karir di Bidang yang Berbeda Tanpa Pengalaman

Bagian 3 : Mendapatkan Client dan Pekerjaan Impianmu!

Artikel sebelumnya membahas mengenai tindakan apa saja yang kamu perlukan untuk menguasai bidang tertentu. Jika kamu sudah melakukan hal tersebut, maka sekarang kamu bisa mulai mendapatkan pengalaman, dan pada akhirnya, bekerja di perusahaan impianmu.

Mendapatkan Client Pertama

Setelah kamu menentukan bidang jasa dan target, saatnya untuk mendapatkan customer yang akan membayarmu.

Karena kamu belum punya banyak pengalaman, maka sebaiknya mulailah mencari customer berdasarkan koneksi personal. Lihatlah kepada list yang telah kamu buat sebelumnya, dan tandai orang yang bisa didekati.

Kamu juga bisa memberikan peringkat kepada orang-orang tersebut berdasarkan kemungkinan mereka untuk menolong kamu. Setelah itu, baru kamu mulai mendekati mereka dari yang paling mungkin ke yang sulit.

Ini dapat dilakukan dengan mencari e-mail mereka. Jika kamu belum punya, kamu bisa mencarinya di VoilaNorbert atau FindAnyEmail.net. Kemudian, masukkan alamat e-mail tersebut ke dalam list kamu.

Menghubungi Koneksi

Begini contoh email untuk menghubungi koneksi-koneksi yang sudah kamu tentukan:

Subject: Pertanyaan Singkat

Selamat Pagi [Nama Koneksi],

Saya harap kabar anda baik. Saya ingin memberi tahu mengenai bisnis baru saya yang bernama [Nama Perusahaanmu]. Tujuan dari perusahaan ini adalah [Tuliskan Tujuan Perusahaan].

Perusahaan saya belum lama ini telah berhasil untuk [Tuliskan Cerita Sukses].

Saya melakukan riset singkat kepada [Nama Perusahaan yang Akan Diprospek] , dan saya mempunyai beberapa ide yang ingin saya sharing dengan anda. Dapatkah anda menolong saya untuk berkenalan dengan orang yang tepat?

Senang jika bisa bertemu anda langsung!

Terima Kasih,

[Nama Kamu]

Kamu bisa mengecek apakah e-mail kamu sudah dibaca atau belum menggunakan software seperti Hubspot (gratis) dan Yesware (berbayar tapi lebih baik). Dengan begitu kamu dapat menentukan kontak mana yang bisa di follow up.

Jika kontak tersebut hanya membuka e-mail kamu sekali, maka kemungkinan kamu belum berhasil. Namun, jika e-mail kamu dibuka beberapa kali di hari-hari yang berbeda, maka kamu harus melakukan follow up. Ini biasanya dilakukan setelah 4–5 hari kerja. Tidak jarang kamu akan melakukan follow up 8–10 kali sebelum akhirnya mencapai deal.

Bersiap untuk Meeting

Jika kamu sudah dapat kesempatan untuk bertemu, maka kamu harus menyusun alasan kenapa perusahaan tersebut akan membutuhkan jasamu. Cara paling mudah untuk melakukan ini adalah The Audit Technique.

Caranya sangat simpel dan efektif :

· Review keadaan perusahaan yang akan di prospek (website, media sosial, konten, kesehatan — apapun yang sesuai dengan bidang jasa kamu)

· Identifikasi isu/kasus dan peningkatan yang dapat kamu lakukan sebanyak mungkin

· Tentukan dampak positif yang terukur dari peningkatan isu/kasus tersebut.

· Kemukakan strategi khusus untuk menyelesaikan 2–3 kasus, dan kemudian perlihatkan kemungkinan perubahan positif jika kasus tersebut terselesaikan.

· Katakan pada perusahaan tersebut, jika kamu tidak jadi di hire pun, mereka tetap bisa menyimpan laporan audit.

Gampang kan!

Mencapai Kesepakatan

Pada awalnya, tidak akan banyak perusahaan yang mencari kamu. Itu artinya kamu harus meyakinkan mereka bahwa jasa yang kamu tawarkan sebanding dengan uang dan waktu mereka. Cara terbaik untuk melakukan hal ini adalah melalui beberapa langkah berikut:

1. Menyampaikan Isu-isu yang Sedang Terjadi

Mulailah dengan menyampaikan isu/kasus yang kamu temukan di perusahaan tersebut. Tetapi jangan terlalu mengkritik. Tujuannya adalah membuat mereka merasa bahwa bisnis mereka berjalan secara baik, tapi di sisi lain, kamu juga melihat ada potensi-potensi yang belum disentuh.

Berikan laporan auditmu kepada mereka, dan sebutkan masing-masing isu. Jelaskan mengapa isu tersebut terjadi, mengapa isu tersebut berdampak buruk pada bisnis, dan apa saja yang bisa menjadi solusi terhadap isu tersebut.

2. Gambarkan Potensi yang Ada

Setelah kamu menjelaskan isu, kamu harus beri tahu potensi apa yang bisa dikembangkan oleh perusahaan tersebut. Sebagai contoh:

· Campaign perusahaan di media online tidak cukup efektif. Conversion rate kemungkinan 5% di bawah yang seharusnya. Jika situs mereka dikunjungi 30.000 orang setiap bulannya, maka perusahaan telah kehilangan 1.500 orang!

· Akun instagram untuk perusahaan seperti mereka, seharusnya mendapatkan tambahan follower 100–300 orang setiap harinya, tetapi perusahaan ini hanya mendapat 20–30 orang. Jika perusahaan mengadopsi strategi yang kamu tawarkan, maka mereka akan mendapatkan peningkatan dalam beberapa hari. Ini bisa berarti 2.400 follower baru setiap bulan!

Perlihatkan dengan jelas kepada mereka bagaimana isu tersebut mempengaruhi perusahaan secara signifikan:

Kamu : Berapa rata-rata sales conversion rate dari list email anda?

Perusahaan : Hmm, sekitar 3%

Kamu : wow, itu cukup bagus! Berapa banyak keuntungan yang anda dapatkan pada setiap penjualan nya?

Perusahaan : Biasanya sekitar 1,5 juta per penjualan.

Kamu : Bagus. Berdasarkan audit saya, saya melihat bahwa perusahaan ini kehilangan 3–5% prospek pengunjung karena penempatan CTA yang kurang tepat. Saya melihat bahwa website anda mempunyai kurang lebih 30.000 pengunjung tiap bulannya, ini artinya anda seharusnya bisa mendapatkan 1.500 pengunjung tambahan setiap bulan. Berdasarkan angka yang anda berikan, itu berarti keuntungan sebesar 67,5 juta setiap bulan!

Jika kamu meminta bayaran sebesar 15 juta setiap bulannya, maka perusahaan tersebut harusnya dengan senang hati memperkerjakan kamu karena itu akan membuat mereka mendapatkan keuntungan sebesar 52,5 juta!

Setelah keuntungan yang kamu tawarkan terbuktikan, maka lakukan hal ini:

· Katakan pada mereka bahwa Audit Report tersebut bisa mereka simpan

· Ulangi potensi-potensi keuntungan yang bisa mereka dapatkan

· Beri tahu langkah selanjutnya dalam proses memperkerjakan kamu

· Tanyakan pada mereka apakah mereka ingin perusahaan berkembang

Biasanya mereka akan membutuhkan waktu untuk berpikir. Tidak masalah. Buat reminder di kalender kamu untuk menghubungi mereka 3 hari kemudian.

Kamu telah berhasil mendapatkan satu client!

Ulangi proses ini untuk semua kontak yang ada di list kamu. Jika kamu bisa bertemu mereka, maka kamu mempunyai peluang diterima sebesar 5–10%.

Metode Alternatif : Menawarkan Jasa Kamu Secara Gratis

Artikel ini dibuat untuk membantu proses belajar kamu, oleh karena itu, sekarang mari beranggapan bahwa proses di atas tidak berhasil. Apa yang harus kamu lakukan setelah itu?

Lebih mudah mendapatkan client ketika kamu mempunyai kisah sukses sebelumnya. Sangatlah penting bahwa kamu bisa memproduksi hasil yang baik terlebih dahulu sebelum mencari uang.

Kamu bisa mendekati sebuah perusahaan seperti di atas, dan menawarkan jasa kamu secara gratis. Ini akan menghilangkan semua resiko perusahaan dan membuat mereka lebih gampang untuk setuju. Ini juga akan menjadi tempat pembelajaran buat kamu untuk memproduksi hasil yang nyata.

Mengumpulkan Hasil Kerja Kamu untuk Mendapatkan Kerja Impian

Sebelumnya kamu telah memahami keseluruhan langkah untuk membangun pengalaman yang kamu butuhkan dalam sebuah industri atau bidang baru. Sekarang adalah saatnya kamu mulai menapak ke luar!

Pertama, edit resume kamu.

Tambahkan Pengalaman ke Resume

Setelah mendapatkan hasil yang konkrit, tuliskan segera pengalaman kamu ke dalam resume. Ini adalah hal pertama yang calon perusahaan kamu lihat. Ini juga membantu menghilangkan keraguan-keraguan terhadap kemampuan kamu.

Perusahaan biasanya menentukan jumlah waktu pengalaman bekerja sebagai syarat untuk mendaftar, seperti minimal setahun atau dua tahun. Tetapi, tujuan utama dari syarat tersebut sebenarnya adalah agar perusahaan yakin akan merekrut orang yang bisa melakukan pekerjaan tersebut dengan baik.

Menambahkan pengalaman freelance kamu ke resume, tidak hanya memperlihatkan bahwa kamu bisa bekerja, tetapi juga memperlihatkan bahwa kamu mengerti bagaimana menjalankan sebuah bisnis. Pengetahuan tersebut sangat beharga bagi orang yang memperkerjakan kamu nanti, terutama bagi seseorang yang mempunyai tanggung jawab teknikal. Ini disebabkan, orang yang bekerja pada bagian teknikal, biasanya kesulitan tidak mempunyai visi yang luas dan kesulitan mengaitkan pekerjaan mereka ke tujuan sebenarnya, yaitu menghasilkan uang.

Contoh resume :

Contoh Resume

Identifikasi Orang yang Berpengaruh di Perusahaan Target Kamu

Setelah kamu mempunyai pengalaman yang relevan, kamu sebaiknya berusaha membangun koneksi dengan orang yang bisa merekomendasikan kamu untuk mendapatkan pekerjaan impianmu.

Demikianlah langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk sukses di bidang karir yang baru. Memerlukan kerja keras dan kesungguhan memang, namun siapa yang dapat berhasil tanpa kedua hal tersebut? Sekarang kesuksesan dan hidup impian kamu ada di tangan kamu sendiri!