Jinggaku, soreku.

Ada yang meresap, selalu diantara buaian.

Ada yang tergetar, menanti.

Ada yang berjalan jauh, sangat jauh hingga merasa lelah.

Ada yang kembali, bukan untuk pulang. Namun untuk menuntaskan hasrat.

Ada kesekian kali, pergi.

Mencari-cari sendiri.

Aku,

Menunggumu hingga tenggelam. Seperti matahari.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.