Tantang dirimu, gambarkan risetmu sesimpel mungkin… #PENELITIANKUtukKAMUTagChallenge

Sebuah cerita latar belakang #PENELITIANKUuntukKAMUTagChallenge. Ini adalah cerita tentang obrolan 1,5 jam saya dengan seorang bapak supir taksi yang menginspirasi saya untuk melakukan ini.


Momen itu menyadarkan saya mengenai kondisi penelitian Indonesia yang jauh dari gengaman masyarakat umum.


Sore itu saat perjalanan pulang diantar oleh taksi burung biru, Pak supir yang tak suka keheningan, memecah lamunan saya dengan menanyakan mengenai saya yang pulang sendirian sore itu. Sejenak saya sedikit tertegun dengan pertanyaannya, tapi dipikir mungkin bapak itu sedikit heran dengan saya yang menunggu taksi di depan pintu keluar Ancol (sabtu sore itu entah mengapa susah sekali mencari taksi, jadi inisiatif menunggu di depan pintu keluar Ancol.. agak aneh memang).

“Saya tuh suka penasaran sebenarnya apa sih yang dilakukan peneliti kita itu..Ya ko Indonesia gini-gini aja yah, mba?!”- Tanya Bapak itu kepada saya.

Pertanyaan itu adalah pertanyaan yang pertama kali ditanyakan oleh bapak supir setelah mengetahui saya adalah seorang peneliti (jadi-jadian) yang kesusahan mencari taksi saat hendak pulang selesai bertugas sore itu. Pertanyaan itupun membuat saya tertegun untuk kedua kalinya. Dengan kesoktahuan saya, saya mulai menjelaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi -mulai dari fasilitas, dana penelitian, kultur riset hingga sedikitnya ahli di Indonesia.

Sejenak setelah menjelaskan hal tersebut, saya membatin. Sepertinya tidak ada yang salah dengan penjelasan saya (tapi kenapa saya merasa ada yang salah). Mungkin yang salah adalah kenapa si bapak bisa berpikir seperti itu. Sepertinya ada lubang besar antara si bapak dengan science. Kemudian sebuah pertanyaan pun muncul di otak saya. Pertanyaan mengenai kesediaan bapak itu untuk membaca artikel atau menonton siaran tentang science dan penelitian.

“Wah sudah barang tentu saya pasti baca dan tonton, mba.. Apalagi kalau artikelnya dimana-mana dan tulisannya gampang dipahami, seperti ituloh yang di Kompas itu..| Haduuh mba sekarang tuh jamannya dah sosmed-sosmed-an, apalagi itu di FB itu, artikelnya.. Pusing kepala saya bacanya..”- Jawab si Bapak supir

Setelah mendengar jawaban itu, saya pun berpikir dan mempersilahkan si bapak bercerita. Sembari mendengarkan si bapak bercerita tentang keluarga dan anak-anaknya, saya berpikir dan tidak bisa berhenti seperti ada yang ngganjal di otak saya saat itu. Untung bapak supir yang baik hati itu tak mengindahkan respon saya yang seadanya. Hingga akhirnya sampai di rumah juga dan obrolan pun selesai. Tapi tidak dengan pikiran saya yang terus berpikir hingga saya menemukan sesuatu.


Semacam tag challenge sepertinya yang bisa mendekatkan si bapak dengan science.

Obrolan itu menyadarkan saya, mungkin si bapak bukan satu-satunya orang yang merasakan bahwa science tidak ada gunanya dalam kehidupannya.

Obrolan itu menyadarkan saya untuk menulis pengalaman tersebut di sini (tentunya dengan dorongan teman-teman saya) dan menyadarkan saya untuk memulai suatu tantangan. Tantangan untuk mendekatkan seorang seperti bapak supir dengan informasi mengenai science dan penelitian.

Semacam tag challenge yang saat ini ada di otak saya yang dapat menjawab tantangan tersebut. Dengan tag challenge ini kita bisa bersama-sama menginformasikan mengenai science ke masyarakat umum, seperti bapak supir tersebut. Dengan tag challenge tersebut kita bisa bersama-sama menghilangkan gap tersebut dan mulai meningkatkan kepedulian akan ilmu pengetahuan, sehingga makin banyak anak-anak yang terinspirasi untuk menjadi peneliti. Yang mudah-mudahan akan membawa pada percepatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di Indonesia.

#PENELITIANKUtukKAMUTagChallenge #MyRESEARCHforYOUTagChallenge

Untuk itu saya menantang kita semua untuk menceritakan bagian kecil tentang penelitian kita selama seminggu di FB dengan men-tag 3 sampai 5 orang teman untuk melanjutkan/meneruskan tantangannya.

Tidak ada aturan, hanya yang perlu diingat postingan pendek saja, menggunakan bahasa yang mudah dan usahakan bikin sepopular mungkin (oke, ada 3 aturan).


Untuk mengikuti tag challenge nya cukup copy dan paste keterangan di bawah ini:

Saya ditantang oleh #PENELITIANKUtukKAMUTagChallenge #MyRESEARCHforYOUTagChallenge untuk memposting sebagian kecil mengenai penelitian saya selama seminggu dan menantang 3 - 5 orang teman saya yang bernama (tag nama mereka) untuk melanjutkan tantangan ini. Dengan aturan berikut: postingan pendek saja, menggunakan bahasa yang mudah dan usahakan bikin sepopular mungkin.

Info detail tentang tag challenge ini: IND version-Tantang dirimu, gambarkan risetmu sesimpel mungkin…; ENG version-Challenge ourselves, describe our research as simple as possible… #PENELITIANKUtukKAMUTagChallenge #MyRESEARCHforYOUTagChallenge