Satu

Demi kepentingan sebuah laporan penelitian, saya dan Tungga rela bergantian mengabadikan proses pengambilan data untuk eksperimen kami di Larantuka, Flores Timur. Panasnya engga ketulungan: kulit ini rasanya sudah seperti kena cubit panas matahari. Bagian belakang baju sudah kuyup karena mengangkut dan menimbang sorghum untuk kemudian diukur tingkat kelembabannya dengan menggunakan alat moisture meter. Cara mengukurnya cukup mudah: moisture meter dibenamkan seluruhnya ke dalam sorghum, nyalakan alatnya, catat empat angka persentase kelembaban yang muncul secara berurutan, hitung rata-ratanya, kemudian catat. Angka itulah yang akan menunjukkan seberapa efektif metode penyimpanan sorghum yang sedang kami uji coba dalam mempertahankan tingkat kelembaban yang diperlukan.

Habis itu kami bersabda: lain kali kalo mau pengambilan data di Flores ketika sedang terik macam ini, jangan lupa bawa topi atau payung dan botol air minum…
One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.