Tentang Seorang Pemburu yang Diserang Pertanyaan

Aku sering diserang pertanyaan-pertanyaan yang hanya tuntas bila jawaban itu memiliki kata kau dan dipeluk lengan kita serupa mata pemburu tidak lepas dari dada korbannya.

Akan kualamatkan kepada siapa saja yang kuyakin pernah terperangkap pandangan kau. Ingin kubiarkan mereka memahami kebingungan yang tidak selesai antara pikiran dan memiliki atau pikiran memiliki kau.

*

Mata kau cantik, dan berbahaya seperti panah di tangan seorang yang tidak tahu menggunakan senjata; sulit ditebak akan menancap ke matahati siapa. Sulit ditebak akan melukai harapan yang mana.

Akhirnya, aku hanya membiarkan kau menjadi pertanyaan-pertanyaan yang menunggu jawaban seperti kematian menunggu dilesatkan bersama matapanah yang salah alamat, 
Seperti matahati menunggu kenyataan mampu ditatap dengan kesalahpahaman yang kita sengaja.

Aku hanya seorang yang kalah dan pemburu yang buruk. 
Aku suka menatap dada kau yang serupa langit itu dan melesatkan satu tanya lagi,

"Adakah kau di sana memandang pertanyaan yang sama?"

-Makassar, 2016

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Fathul Karimul Khair’s story.