Arie Prasetyo
Nov 7 · 1 min read

Selera Musik ku dan Sampeyan

Saya tidak tahu apakah sampeyan dan saya sama dalam hal musik. Ternyata rhythm dan nada musik lebih dominan bagi saya ketimbang liriknya. Saya menyukai lagu lebih dulu karena alunan nada, bukan karena liriknya.

Tidak heran kalau beberapa lagu dari Sinatra saya suka karena kekuatan magic di bagian melody awalnya. Lagunya Bon Jovi, 🎼 It’s my life 🎼 akan membuat kepala saya manggut manggut. Atau lagunya Nidji yang berjudul “Biarlah”, pasti akan membuat saya ikut berjingkrak-jingkrak meski di dalam mobil.

Saya percaya bahwa tidak semua musik harus ada lirik. Musik adalah bahasa hati. Munculnya karena hati, dan diperuntukan juga untuk hati. Seperti halnya semua perasaan tidak harus dikeluarkan dengan kata kata. Iya to?

Saya menyukai arransement musik yang satu ini sudah sejak lama. Iya… musik-nya. Bukan liriknya karena memang tidak ada liriknya. Saya nggak tahu dengan sampeyan.

    Arie Prasetyo

    Written by

    Jawablah dengan cepat singkat dan jealous

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade