Aku tersesat di sebuah hutan Di antara ciptaan yang kuat berdiri Namun tak dapat menaungi Aku…
Chintya Jasmine Gunarso
71

Bagaimana jika sebenarnya kita tidak tersesat? Hanya tidak sadar kalau-kalau ternyata hidup sudah begitu bangsat.
Bagaimana jika sebenarnya kita tidak bisa selamat? Hanya saja kita diberi pilihan untuk merencanakan meski seringkali tiada sampai permasalahan tamat.

Aahh, bagaimanapun, ajak aku tersesat. Terus menjaga suluh dalam rimba (ibu)kota dengan tetap merangkai kata, sampai kita kembali dari belantara dunia, menuju taman yang dijanjikan selepas kiamat.

Trimakasih, just mine.

Like what you read? Give Galih Norma Ramadhan a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.