
Bapak Itu
Masuklah si bapak itu
Ke dalam rata-rata manusia tanpa malu
Dibawanya tas besar tak lupa juga sepatu
Berbaju merah hati membawakan palu
Orang-orang kecil yang tak pernah berdaya
Dipaksa tuannya berpuasa
Sepanjang hari beribu dasawarsa
Demi mewah untuk sebagian
Bapak itu berjuang
Agar lembar sukarno dan hatta tak hilang
Menyublim di keramaian jelata
Harus banyak dan menumpuk katanya
Sementara itu dia lupa
Stagnasi perlawanan tak pernah ada
Pada setiap jengkal kegetiran
Meski kecil, orang melawan tetap saja ada
Di jalanan di keramaian di kesunyian
Di bawah kolong jembatan di sesak permukiman
Di setiap jerit dan debu-debu berterbangan
di tulisan dan lapangan
Seandainya kematian terjadi esok hari
Mungkin bapak itu akan ke syurga secepatnya
Mendirikan hotel dan beton dimana mana
Memasang tiang pancang
membeli tanah
Bapak itu mengagumkan
Berkuasa melebihi Tuhan