Sebuah Pertanyaan dan Pertanyaan Lainnya.

foto nyolong dari merdeka.com

Hari ini secara resmi Jakarta memiliki gubernur & wakil gubernur Baru, yaitu Anies Baswedan & Sandiaga Uno. Saya nggak kenal keduanya dan kayaknya mereka juga nggak kenal sama saya. Selayaknya pelantikan pemimpin baru, timbul berbagai pertanyaan dari orang-orang seperti “Apakah mereka bisa mengemban amanah?”, “Apakah mereka bisa menepati janji-janji kampanye?”, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya. Namun gegap gempita pelantikan gubernur baru ini tampaknya tidak membuat saya ikut bertanya-tanya. Wajar saja, karena akhir-akhir ini saya dihantui oleh beberapa pertanyaan yang belum ada jawabannya.

Jadi begini, di dekat kosan saya ada sebuah komplek tentara Angkatan Laut. Di komplek tersebut terdapat sebuah lapangan yang cukup luas. Setiap hari minggu di minggu tertentu diadakan lomba burung di lapangan tersebut. Bapak-bapak berkumpul untuk melombakan burung mereka. Bisa dibilang bapak-bapak tersebut suka bermain burung. Mereka terlihat passionate dan happpy dengan aktivitas tersebut.

Melihat fenomena tersebut saya timbul pertanyaan di benak saya. Apakah burung suka dimainkan bapak-bapak? Apakah ketika burung berkicau dengan riangnya adalah pertanda bahwa burung itu senang dipermainkan? Atau malah kicauan tersebut bisa berarti semacam umpatan yang artinya “dasar kucing laknat bebaskan aku dari sangkar terkutuk ini!” (Mungkin dalam bangsa burung “kucing” digunakan untuk menyatakan umpatan, atau anggap saja begitu.). Lalu ketika bapak-bapak bersiul untuk memancing burung ikut berkicau apakah burung menganggap si bapak melakukan “bird calling” yang tentunya termasuk perbuatan pelecehan terhadap burung dan dikecam Asosiasi Burung Seluruh Semesta? Dan pertanyaan terbesar adalah apakah jika saya menjadi bapak-bapak nanti saya akan suka bermain burung?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menghantui pikiran saya, paling tidak berhasil membuat saya tidak bisa tidur dan membuat tulisan ini. Tapi kemudian saya teringat ucapan seseorang bahwa tidak semua pertanyaan bisa langsung ditemukan jawabannya, biarkan waktu yang menjawabnya. Jika memang begitu adanya marilah kita menunggu jawaban itu datang dengan menonton video ini.

Mungkin suatu saat saya akan mendapat jawaban atas pertanyaan tadi. Bisa jadi setelah bertemu ahli burung no.1 di dunia atau setelah menyelesaikan kursus bahasa burung level intermediate sehingga bisa mengerti apa maksud dari kicauan burung-burung tersebut. Kapan pun itu semoga kita semua mendapat jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang menghantui pikiran kita semua~~

Jadi apa pertanyaan yang menghantuimu selama ini? Apapun pertanyaannya semoga segera mendapatkan jawaban.

Like what you read? Give Matahari Asysyakuur a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.