Arti berdamai yang sesungguhnya, sudah kah?

Tiga hari setelah pesan itu belum dibalas, perasaan saya bilang”mungkin habis paket datanya” dan saya menyalakan ckls biru wa

Dan siangnya itu berwarna biru :) namun tetap tidak ada balasan hehe

Jleebbbb gitu pas liatnya, sebelumya saya berniat menulis surat lalu dititipkan lewat temannya. Sepanjang jalan saya berpikir dan akhirnya mutuskan, akan menjadi sebuah kenangan baru bila di tulis tangan dan yang di khawatirkan saya akan menangis sembari menuliskannya.

Pada akhirnya saya hanya menitipkan pesan maaf lewat temannya. Saya sangat percaya bagaimana yang disampaikan akan mewakili diri saya.

Pagi tadi sehabis subuh saya bermimpi tangannya memegang pipi saya, dan tangannya terasa hangat sampai terasa nyata ,di dalam mimpi saya bilang “ kok tangannya anget banget si” terus dia bilang “ iyaa” lalu saya menarik tangannya untuk lebih dekat . Dan saya menangis

Kalau tau itu mimpi saya tidak akan bangun secepat itu. Bergumam dalam hati

Hari ini di niatkan untuk ke rangkasbitung, tidak ada acara khusus hanya saja ingin melepaskan dan mencoba menghilangkan ke galauan. Sebenarnya semacam terapi melarikan diri. Karna terapi potong rambut kali ini sudah tidak manjur dan rambut saya sudah menjadi dora.

Salahnya adalah saat berangkat maupun pulang adalah jam sibuk dan perjalanan dari tn abang ke rangkas memakan waktu sekitar 2 jam jadi total perjalanan bisa dibilang 2.5 jam.

Sesampai disana saya mencari es yang segar dan ke masjid, entah perasaan saya kurang enak jadi setengah jam saya disana, saya langsung ke stasiun. Dan benar hujan

Di perjalanan pulang saya baru sempat duduk sambil menuliskan kata perdamaian untuk diri saya sendiri.

Entah bagaimana perasaan saya sekarang akankah terapi rangaks itu berhasil?

Untuknya selalu doa terbaik yang aku panjatkan. Bahagialah dimanapun kamu berada, selalu dimudahkan dalam segala kegiatanmu. Aku masih mencintaimu