Keluh Malam Jumat

Sudah lama tak ada yang berkunjung untuk sekadar berbagi 1-2 cerita di rumah yang penuh akan hembusan udara melati, asalnya dari pekarangan, ditanam ibu. Jika seorang kawanku sudah datang, tenangnya pun dilebihkan ibu, diselipkannya aroma kayu manis dalam secangkir teh. Cerita akan beranak pinak, waktu tak temu jalan pulang.

Tapi ibu tak punya tenang yang bisa dibungkus dan dibawa pulang. Kurasa baiknya begitu. Agar kawan senantiasa hadir walau bukan mencari jiwa seorang, melainkan mencari tenang.

Tapi kawanku tak jua datang. Mungkin ada tenang yang lebih di rumah yang lain.