Pantai Nyang Nyang

Menikmati liburan di Bali, kurang afdol rasanya bila tidak ke pantai. Tapi ternyata masih banyak pantai-pantai tersembunyi yang belum banyak orang tahu. Atau bahkan penduduk setempat pun belum pernah mengunjunginya. Saat liburan ke Bali beberapa waktu lalu, saya diberi rekomendasi oleh beberapa teman untuk mengunjungi satu pantai di daerah Uluwatu. Pantai Nyang Nyang namanya.

So, dengan niat bulat saya ke sana. Kenapa saya bilang niat bulat? Ya karena memang perlu niat penuh untuk sampai ke pantai ini. Saya ke sana diantar abang gojek. Di perjalanan, hujan. Abang gojek berhenti sebentar, membelikan saya jas hujan. Sungguh baik abang gojeknya, saya pikir.

Sampai di sana, hujan sudah berhenti. Saya basah kuyup. Tapi itu tak membuat niat saya melempem. Saya tetap ingin menginjakkan kaki saya di Pantai Nyang Nyang. Saya bilang sampai, bukan berarti sudah sampai pantainya. Karena saya harus menuruni tebing dulu. Ya, saya berjalan meniti batu dan jalan setapak yang licin sehabis hujan. Saya sarankan untuk memakai sepatu naik gunung, supaya tidak licin saat menapaki jalan yang menurun dan cukup terjal.

Setelah berjalan sekitar 20 menit, saya sampai di padang rumput yang cukup luas. Lega rasanya.

Saya disambut dua sapi coklat yang cantik. Sempat deg-degan dan takut dikejar hewan itu. Sempat ada jeda, di mana saya dan kedua sapi itu berpandangan. Saya berhasil mengabadikan beberapa foto mereka, kemudian melanjutkan jalan kaki ke bibir pantai. Ada beberapa pengunjung. Ada pula beberapa yang sudah selesai dan hendak kembali ke atas.

Saya serasa di pulau milik sendiri. Akhirnya saya sampai di pantai ini! Dari atas, pantai ini sudah sangat menarik hati. Cantik, dan menenangkan.

Mungkin beda cerita jika tidak hujan saat saya ke sana. Lelah dan perjuangan ke sini terbayarkan. Saya sempatkan tiduran di pasir putih, membiarkan kaki saya ditempa ombak, dan menghadap ke langit. Damai rasanya.

Jadi bila Anda ke Bali, sempatkan waktu ke Pantai Nyang Nyang ya! Siapkan tenaga dan bekal. Karena setelah basah-basahan dan menikmati keindahan pantai, Anda harus kembali ke atas dan mendaki setapak berbatu. Selamat mencoba! :)

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.