Aku menyerah di penghujung jalan. Sepiku tak lagi sama begitupun dengan rinduku. Ini hanya sekedar daun yang hinggap. Tak seperti kemarau yang menanti hujan dan tak seperti bunga yang menantikan sejuknya air. Ku cukupkan walau sebenarnya tak pernah cukup. Karena inginku mungkin bukan yang terbaik.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.