Pukul 19.00
Beberapa kali aku melihat handphone usangku. Mungkin sudah 1000 kali tapi masih tetap sama. Tak ada panggilanmu yang masuk. Pukul 19.00 biasanya jam yang selalu ku nanti di tiap harinya. Tapi hari ini tidak akan sama lagi. Seperti katamu di hari kemarin tak akan ada lagi hari kemarin seperti hari-hari sebelumnya. Ini seperti mimpi lantaran ini sudah tahun ke 6. Bahkan egomu itu tidak pernah aku perdulikan lagi. Apa hanya sampai di sini perjuanganmu? Apa ini yang kau harapkan? Entah