Let it go…

“Till the time is come, i realize something. That you and me, there’s no love between us, it just like a tradition, just like an infatuation”

Kalimat itu milik anda, itulah diri anda. Tapi tidak dengan saya. Kenyataan memang selalu pahit. Hayalan selalu menawarkan kebahagiaan. Dan harapan, gerbang antara kekecewaan dan kesuksesan.

Semudah itu anda mengucapkan. Oh tidak, anda mengatakan itu tidak mudah, karna butuh waktu yg lama bagi anda memikirkan ini.

Anda tau, saya tidak memiliki cinta selain diri anda. Saya juga tidak melakukan hal yg tidak wajar. Tapi menurut anda, komitmen adalah diatas segala-galanya. Apa yang telah di sepakati “ memberitahu kemana, apa saja yg saya lakukan”. itu mau anda. “Saya tidak boleh berbohong sedikitpun ttg itu”, itu mau anda. “Tapi saya selalu tidak dapat memenuhi kesepakatan kita”. Itu menurut anda. Saya akui kesalahan saya. Namun semata kesalahan itu tidak memiliki unsur yang buruk, atw merugikan anda.

Intinya anda sudah tidak mencintai saya. Benar saja dgn sebuah kalimat yg mengatakan “cinta adalah reaksi kimia”. Dan saat ini reaksi kimia itu pada anda dan saya sudah habis tak bersisa. Anda yakin sekali tidak memiliki cinta utk saya.

Karna cinta habis pada diri anda untuk saya, maka saat ini mudah bagi anda menyakiti saya yg masih memiliki potongan hati anda. Setiap kata yang anda sampaikan sungguh menyakitkan. Saya belum sekuat itu menahannya .

Namun waktu terus berjalan. Cepat atau lambat saya harus merelakan. Inilah resiko dari bualan, hayalan, dan harapan, yaitu kekecewaan. Yang berlandaskan dari kegagalan komitmen. Namun bagi saya bukan itu alasan sebenarnya, melainkan rasa cinta yang telah memudar, hilang di hapus hujan.

Dan, anda tak ingin semakin lama terjebak dengan saya. Anda ingin memulai kehidupan yg baru, entah akan melibatkan siapa dalam hidupnya, saya tidak tau..

Setelah ini, akan saya kirim sebuah pesan yg mungkin dapat membuatmu sedikit lega :

“I don’t ask anymore of your responsibility. Although it is the promise of your own. I consider it just a momentary sedative said to me, at that time. I will not burden you. I have to improve. You are free, you loose my love, let fly high.”

Mungkin ini alur yg harus saya tempuh. berjalan sendirian, menyeka air mata.

#brokenheart

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.