Untuk laki-laki

meylancholia
Jul 20, 2017 · 1 min read

Saya tahu bagaimana rasanya patah hati mau itu dalam jangka panjang atau sebentar.
Rasanya sayang kalau harus melewatkan sehari dengan bersedih dan saya pernah menyesal dengan hal itu. .
.
Seorang teman bercerita tentang seorang teman lainnya yang patah hati, kupikir laki-laki itu harus kuat.
Kalau ia tidak kuat hanya karena patah hati apa jadinya nanti jika harus mendampingi perempuannya.
Tuan, sini kuberitahu sesuatu..
.
.
Kamu tahu kenapa pundakmu di ciptakan kuat?
Itu agar kelak jika aku merasa rapuh yang sebenarnya rapuh aku bisa bersandar dengan baik di pundakmu. Tak pernah ku mendengar lelaki dengan pundak yang lemah. Meski untuk perempuan yang tidak di takdirkan untuknya. .
.
Kamu tahu mengapa dadamu di ciptakan lebih bidang dan lapang?
Itu agar kelak lelahku bisa dipeluk kuatmu yang akan menjagaku tetap baik-baik saja. .
.
Kamu tahu mengapa mata mu di ciptakan begitu tangguh bahkan oleh tangis?
Itu agar kelak jika lemahku menghadirkan bah, engkau bisa menguatkanku bahwa ada kamu yang bersedia tegar bersamaku.
.
.
Kamu tahu mengapa tanganmu di cipta lebih kuat dari kedua tanganku?
Itu untuk menggenggam cemasku agar aku merasa tak lemah menghadapi masalah. .

Dan kedua kakimu mengapa dicipta dua kali lebih kuat untuk berdiri dibanding aku?
Itu agar kau tetap berdiri disampingku disaat dunia terlalu membuatku bersedih.
Kamu lelaki, bersyukurlah atas kuatmu...

)

    meylancholia

    Written by

    Mafia Soda Gembira