About Me

Nama gua, Firman. Gue akan cerita sedikit tentang diri gue. Gue seorang mahasiswa di salah satu Universitas swasta di Tangsel, gue kelahiran Bandar Lampung, 20 Juli, 1997 dan tinggal di Tangerang Selatan mulai tahun 2007. Dari SMA gue udah mulai belajar gambar, yaitu gambar komik. Awalnya gue tertarik bikin komik karena liat komik di media social. Di situ gue mikir ‘kayaknya serru nih bikin komikstrip, bisa jadi media curhat, ngutarain pendapat, bahkan melawan dan sebagainya. Maka dari situ gue mulai deh belajar gambar, dan bikin komik. Perlahan-lahan gue ngerasa kayaknya gue punya passion di sini (di dunia komik) Dari sini gue cari tahu tentang jurusan kuliah yang bisa mendukung passion gue. Akhirnya gue nemu jurusan yang paling pas, yaitu Desain Komunikasi Visual. Mulai kelas 11 semester 2 gue belajar gambar. Setiap hari pokoknya gue harus gambar, terus hasilnya gue kasih liat ke orang-orang terdekat gue, bukan untuk minta pujian dan sebagainya, melainkan untuk minta kritik dan saran karena gue sadar gue masih baru belajar dan pasti masih banyak banget kurangnya. Awalnya gak enak banget sebenernya ketika karya yang udah capek-capek lo buat, tapi cuma kritik yang lo dapet, walaupun memang gue sih yang minta, tapi lama-kelamaan hasilnya makin keliatan. Gue selalu publikasikan komikstrip gue di media social yaitu, Instagram. Di Instagram enak menurut gue karena efeknya langsung keliatan, kita bisa langsung tahu reaksi pembaca gimana, dari jumlah likes, comment, dan berapa orang yang follow akun komik gue, sekarang akun komik gue udah punya followers sebanyak 5000+. Berkat konsistensi yang gue pertahanin, hasil gak akan ngebohongin usaha. Perlahan-lahan gue bisa nyari uang jajan sendiri dari komik karya gue sendiri, dan itu benar-benar menyenangkan menurut gue, earn money from ur hobby

Sebenernya seiring gue pelajarin komik, lama-kelamaan gue tertarik dengan bidang seni yang lain, bahkan hampir semua bidang seni, yang paling gue suka setelah komik, yaitu film. Film ini menurut gue “Primadona” nya dunia seni sih karena di film kita bisa input berbagai bidang seni, kemudian dikonversi menjadi satu output yang menurut gue lengkap banget sih, semuanya ada. Musik, cinematography, teatrikal, drama, konflik, dan masih banyak lagi detil-detil yang ada di film. Gue juga suka nulis lagu, karena ini juga bisa jadi media untuk cerita. Gue suka nulis lagu, menurut gue dengerin musik itu bikin kita bisa lupa sejenak sama dunia, gue pikir lo juga akan sepakat dengan pernyataan gue barusan. Tapi kalo kita bikin lagu sendiri itu beda lagi, bukan cuma bisa lupa tapi juga bisa cerita sekaligus, music menurut gue bidang seni yang efeknya magical sih, kita bisa tahu “wah ini musik sedih, wah ini musik ceria, wah ini minor, wah ini mayor”.

Oiya, mulai kelas 11 juga gue mulai aktif di komunitas yang concern di art. Karena gue pikir ini juga bisa jadi media gue untuk ekspresiin ide-ide gue. Gue aktif di komunitas Ide Tangsel, Tangsel Creative Foundation, Pena Tangerang Komik, Komikinajah dan organisasi Forum Anak Tangsel. Dari komunitas dan organisasi gue belajar banyak banget hal positif, dari yang soal manajemen waktu, kenalan dengan deadline, kerjasama dengan rekan kita, dapet banyak kenalan baru pastinya, dan masih banyak lagi hal-hal yang gue dapet dari dunia komunitas dan organisasi

Gue pikir cukup segini aja tentang gue, sebenernya masih banyak banget yang bisa gue ceritain tapi, ini namanya bukan “About Me” lagi bisa jadi novel, hahaha.