Ibu…

Kuat — kuatlah

Percayalah bahwa aku selalu menyayangimu

Walau kata tersebut sering kali tercekat hanya sampai tenggorokan

Ibu…

Terimakasih selalu menjaga anak-mu ini

Jangan bingung ketika ia kebanyakan diam.

Seluruh ceritanya ia simpan rapat rapat,

jauh darimu agar kau tak kuatir

Ibu…

Ingin rasanya aku memelukmu

Tapi aku tetap menunggu

Sosok pahlawan kita untuk kembali

Agar kita bisa lengkap kembali

Karna itu kan bu?

Satu — satunya perenggut kebahagiaan ibu?

Tertanda,

Anak bungsu

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.