Megalistha Pratiwi
Aug 31, 2018 · 1 min read

3:45 PM

“Cha, akhirnya saya lulus TOEFL,” pesan dari si kawan yang susah ditemui.

“Saya juga lulus ga sidang lagi, Cha. Soalnya tulisan saya tembus untuk didaftarkan sebagai jurnal internasional,” pesan dari si kawan yang lebih banyak berdiam diri di kamar.

“Oh iya, saya juga kemarin udah ketrima kerja tinggal tanda tangan kontrak aja,” pesan dari si kawan yang tiap diajak ke angkringan sebelah kosan aja susahnya minta ampun.

“Kaaaak, astaga berita baiknya banyak banget! Selamat yaaaa!Itu tes setelah berapa kali gagal kak?” balasku.

“6 kali. Bersyukur banget akhirnya lulus juga dengan nilai pas-pasan,” pesan dari si kawan yang terlihat tertekan setengah tahun terakhir.

“Kak, nanti malam aku main ke kamar yaaa. Ceritaaaa.”

Malam itu, ada satu lagi senyum yang menghangatkan hati.

    Megalistha Pratiwi

    Written by

    Time brings surprises, so it is noteworthy. Here lie the notes.

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade