My Computer Graphics Experience

Saya pertama kali mengenal komputer ketika berada di bangku SD. Ketika itu, SD saya mempunyai lab komputer. Saya mulai belajar komputer dengan Graphical User Interface (GUI) ketika mata pelajaran TIK di SD. Saat itu komputer di SD saya masih menggunakan sistem operasi Microsoft Windows 98. Tampilan User Interfacenya masih sederhana dan classic sekali.

Ketika itu Windows 98 sudah sangat bagus dengan GUI yang seperti itu saja.

Lanjut, ketika beranjak naik kelas beberapa kali. Orang tua saya membeli komputer untuk di rumah. Saat itu saya melihat tampilan GUI windows yang lebih stylish dan modern dengan banyak warna. Windows tersebut adalah Windows XP.

Saya memperhatikan Windows XP dari proses instalasi di komputer sampai selesai. Windows XP sudah mengadopsi GUI yang ramah terhadap user sejak dari proses instalasi yang mana sudah menggunakan cursor dan jendela-jendela windows. Kemudian ketika masuk dan menjalankan Windows XP, tampilan dari Windows XP ini merupakan tampilan User Interface yang sangat pas dan cocok misalnya, bentuk start menu dan item-itemnya.

Windows XP menurut saya adalah windows yang cukup mumpuni di masa itu, karena saat itu Windows XP sudah bisa menjalankan software-software yang menggunakan GPU seperti game-game 3D. Waktu itu saya memainkan game bergenre race car (saya lupa nama gamenya).

Bertahun-tahun saya memakai Windows XP tidak ada perubahan pada User Interfacenya walaupun telah mengalami beberapakali upgrade service pack hingga service pack 3, hanya pembaruan system saja dan beberapa aplikasi bawaan tambahan.

Setelah beberapa tahun perjalanan saya menggunakan Windows XP, Microsoft me-release Windows terbaru yaitu Windows Vista. Saya sangat terpukau oleh tampilan Aero Glass dari Windows Vista tersebut. Banyak sekali desain dari User Interface Windows Vista yang sangat amazing bagi saya. Bisa dibilang mata pengguna akan dimanjakan dengan tampilan Windows Vista yang keren dan style banget. Namun, dibalik desain visual dari Windows Vista ini adalah kekurangannya yaitu, banyak sekali bug dan banyak memakan resources komputer seperti ram dan processor. Untuk skala komputer di masa itu, Windows Vista bisa dikatakan sangat berat untuk dijalankan. Karena, rata-rata komputer saat itu hanya berbekal ram 1 giga dan processor core 2 duo. Sedangkan Windows Vista ternyata baru lancar dijalankan ketika dijalankan menggunakan ram 2 giga ke atas dengan processor yang lebih baru dari core 2 duo.

Kesimpulan saya untuk Windows Vista adalah ini adalah Windows gagal, sehingga saya kembali Kepada Windows XP yang lebih powerfull walapun tampilannya standard saja.

Selang satu tahun setelah perilisan Windows Vista, Microsoft merilis Windows 7 sebagai penerus Windows Vista. Windows 7 ini lebih baik dari pendahulunya, karena Windows 7 memiliki sebagian desain visual dari Aero Glass Windows Vista, namun dengan performa yang lebih baik dan tentunya juga penggunaan resources yang wajar. Bisa dibilang Windows 7 adalah perbaikann dari Windows Vista.

Beberapa tahun kemudian Windows 8 muncul dengan tampilan menu Metro yang di unsungnya. Dengan menghilangkan tombol Start Menu yang diganti dengan Metro menu yang mempunyai rasa tablet atau touchscreen memiliki desai yang menarik. Akan tetapi tidak user friendly sehingga banyak feedback berdatangan ke microsoft agar mengembalikan start menu.

Tidak lama setelah Windows 8 rilis. Microsoft menjawab keluhan para penggunanya dengan Windows 8.1 yang mengembalikan tombol start. Akan tetapi itu hanya sekedar tombol yang mengacu ke menu metro. Menu start bawaan yang asli dari Windows 7 tidak dikebalikan.

Disini dirasa bahwa Windows 8 sepertinya juga termasuk jajaran windows gagal seperti Windows Vista, karenanya dirilis Windows 8.1. Tetapi sepertinya windows 8.1 belum mampu menarik banyak hati pengguna windows 8 dan 7, bahkan justru banyak pengguna yang kembali ke Windows 7 karena tidak banyak perubahan di Windows 8.1.

Selang tahun berikutnya, Microsoft nampaknya bekerja keras untuk membuat Windows yang unggul, sehingga dapat kembali menarik hati penggunanya. Maka dari itu dirilislah Windows 10. Windows 10 adalah windows yang mengalami perubahan luar biasa dan perombakan desain. Seihngga tampilan Desain Metro bisa masuk dan diterima pengguna dikarenakan tampilannya menyerupai Windows 7 tapi dengan gaya baru yang lebih sempurna.

Mungkin itu saja dari saya. Sekian Terimakasih..