Tiger Balm

Steffen Buus Kristensen

Aku tidak ingin pergi tidur saat seseorang akan bersiap bangun untuk adzan subuh. Aku tidak ingin berangkat pagi buta untuk menghindari jalan tol yang mendadak menjadi tempat parkir massal. Aku tidak ingin menutup pintu lift saat seseorang memintanya untuk dibuka. Aku tidak ingin mendapati tumpukan pekerjaan orang lain berada di meja kerjaku karena alasan cuti berlibur.

Aku tidak ingin menjadi seseorang yang menceritakan rekan kerjanya saat makan siang, kepada rekan kerjanya yang lain. Aku tidak ingin melembur dengan alasan apapun yang atasan berikan hanya untuk 3% kenaikan gaji. Aku tidak ingin berdesak-desakan di bus selama dua jam perjalanan menuju rumah orang tua yang berada di sisi luar Jakarta, karena aku tidak mampu menanggung biaya kos petak 3x3 di belakang gedung kantor dengan harga separuh gaji.

Dari sekian banyak hal yang aku tidak inginkan,
Aku tidak ingin hidup dengan mengoleskan balsam Singapura ini di punggungku setiap hari.