Bersiap Ikut Holding BUMN, Jasa Marga Rombak Direksi

Ada Perombakan Jajaran Direksi di Jasa Marga | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Solo

Pemegang saham mayoritas, dalam hal ini Pemerintah Indonesia melalui Kementerian BUMN, menunjuk mantan Direktur Operasi PT Waskita Karya Tbk (WSKT) Desy Arryani, menjadi Direktur Utama perseroan, menggantikan Adityawarman.

Dalam RUPSLB, selain mengganti Adityawarman, manajemen juga menyetujui memberhentikan Direktur Kepatuhan Manajemen dan Risiko Achiran Pandu Djajanto dan menggantinya dengan Subakti Syukur.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Jasa Marga (Persero) Tbk memutuskan perombakan jajaran direksi demi mempersiapkan diri untuk pembentukan induk usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor konstruksi.

Sayangnya, Komisaris Utama Jasa Marga, Refly Harun tak bisa menjelaskan alasan terkait keputusan tersebut karena keputusan tersebut berasal dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

“Menteri BUMN yang putuskan. Tapi yang kami pahami ada rencana besar Menteri BUMN yang kami tidak tahu detailnya. Pergantian ini kan sebenaranya biasa saja, bukan luar biasa,” tuturnya usai RUPSLB, Senin (29/8).

Dalam kesempatan yang sama, Adityawarman mengucapkan terima kasih dan salam perpisahan kepada awak media. Ia berterima kasih kepada awak media karena selama ini telah memberitakan Jasa Marga secara objektif.

Setelah itu, Adityawarman mengemukakan pada jajaran direksi yang baru untuk meneruskan semua proyek Jasa Marga yang saat ini masih dalam proses.

“Sekarang kami bangun menuju jalan tol 1.400 km sampai 2020. Jasa Marga juga punya aset Rp125 triliun. Mudah-mudahan ini bisa dipertahankan direksi saat ini,” jelas Adityawarman.

Pergantian jabatan ini, lanjut Refly, kemungkinan besar ada hubungannya dengan rencana super holding yang saat ini tengah dikaji oleh Kementrian BUMN. Dengan begitu, pergantian jabatan ini dilihat sebagai hal yang normal atau lumrah agar tidak memiliki ego sektoral.

“Jadi mungkin kedepan tidak ada lagi ego sektoral BUMN. Jadi orang Jasa Marga ke tempat lain enggak masalah, orang lain ke tempat kami enggak masalah,” paparnya.

Dapat PMN, Rini Soemarno Langsung Ganti Dirut Jasa Marga | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Solo

Komisaris Utama Refly Harun mengatakan, dalam rapat tersebut para pemegang telah sepakat adanya perombakan direksi. Manajemen telah memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Adityawarman dari posisinya sebagai Direktur Utama dan digantikan oleh Desi Arryani yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi PT Waskita Karya Tbk (WSKT)

Refly mengatakan, perombakan tersebut merupakan murni keputusan dari Menteri BUMN Rini Soemarno. Sehingga pihaknya tidak bisa memberikan alasan mengapa keputusan perombakan pucuk pimpinan tersebut dilakukan.

“Itu Menteri BUMN yang putuskan, tapi yang kami pahami ada rencana besar Menteri BUMN yang kita tidak tahu detilnya dan pergantian ini kan sebenarnya biasa saja, bukan luar biasa,” tuturnya di Balai Kartini, Jakarta, Senin (29/8/2016).

Pasca-mendapatkan tambahan modal lewat Penyertaan Modal Negara (PMN), Menteri BUMN Rini Soemarno langsung merombak jajaran PT Jasa Marga Tbk (JSMR) lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Jasa Marga menjadi salah satu yang mendapatkan PMN sebesar Rp1,5 triliun

Refly mengatakan, kemungkinan juga pergantian Dirut tersebut ada hubungannya dengan proses pembentukan holding BUMN infrastruktur yang tengah digodok pemerintah dan DPR.

“Kita bicara super holding, jadi mungkin ke depan tidak ada lagi ego sektoral BUMN. Jadi saya kita orang Jasa Marga ke tempat lain atau orang lain ke Jasa Marga itu lumrah dan itu keputusan pemegang saham (pemerintah),” imbuhnya.

Selain menggantikan posisi Dirut, para pemegang saham juga sepakat untuk menghentikan Achiran Pandu Djajanto dari posisinya sebagai Direktur Kepatuhan Manajemen dan Risiko. Posisi tersebut kini diisi oleh Subakti Syukur.

Sementara itu, Adityawarman yang berada di lokasi yang sama menyempatkan diri untuk berterima kasih kepada para awak media, sekaligus mengucapkan kata perpisahan.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih sebenarnya, dan kami ucapkan terima kasih kepada wartawan atas kerjasamanya dengan Jasa Marga dalam memberitakan yang objektif,” tuturnya.

Dia juga berpesan kepada jajaran direksi yang baru agar mau meneruskan tongkat estafet dalam mengembangkan Jasa Marga. Selain untuk menjadi BUMN yang sehat tapi juga bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

“Sekarang kita bangun menuju jalan tol 1400 km sampai 2020. Jasa Marga juga punya aset Rp125 triliun. Mudah-mudahan ini bisa dipertahankan oleh teman-teman direksi saat ini,” tukasnya.

Jasa Marga Punya Direktur Utama Baru | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Solo

Dalam RUPSLB ini, Jasa Marga juga mengangkat Subakti Syukur sebagai direktur operasi II. Komisaris Utama Jasa Marga Refly Harun mengatakan, perombakan tersebut hal biasa.

“Ada rencana besar Kementerian BUMN yang kita tidak bisa tahu detilnya. Pergantian ini biasa saja bukan luar biasa,” ujarnya usai RUPSLB di Jakarta, Senin (29/8/2016).

Menurutnya, pengangkatan direksi baru dari luar perusahaan murni hak Kementerian BUMN selaku pemegang saham terbesar. Ego sektoral yang sering muncul juga diharapkan bisa diminimalisir.

“Dari dalam atau luar (direksi) BUMN, kita bicara konsep super holding mungkin ke depan tidak ada lagi ego sektoral BUMN. Orang Jasa Marga ke tempat lain, orang lain ke Jasa Marga itu umum,” pungkasnya.PT Jasa Marga Tbk (JSMR) merombak jajaran direksi melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Salah satunya memberhentikan dengan hormat Adityawarman dari jabatan direktur utama.

Perusahaan mengangkat Desi Arryani sebagai direktur utama yang baru, sebelumnya menduduki kursi direktur operasional PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Selain itu, perseroan juga memberhentikan dengan hormat Achiran Pandu Djajanto dari jabatan direktur kepatuhan manajemen dan risiko.

Dalam RUPSLB ini, Jasa Marga juga mengangkat Subakti Syukur sebagai direktur operasi II. Komisaris Utama Jasa Marga Refly Harun mengatakan, perombakan tersebut hal biasa.

“Ada rencana besar Kementerian BUMN yang kita tidak bisa tahu detilnya. Pergantian ini biasa saja bukan luar biasa,” ujarnya usai RUPSLB di Jakarta, Senin (29/8/2016).

Menurutnya, pengangkatan direksi baru dari luar perusahaan murni hak Kementerian BUMN selaku pemegang saham terbesar. Ego sektoral yang sering muncul juga diharapkan bisa diminimalisir.

“Dari dalam atau luar (direksi) BUMN, kita bicara konsep super holding mungkin ke depan tidak ada lagi ego sektoral BUMN. Orang Jasa Marga ke tempat lain, orang lain ke Jasa Marga itu umum,” pungkasnya.

Berikut Jajaran Direksi Jasa Marga yang baru:

Direktur Utama: Desi Arryani

Direktur Pengembangan: Hasanudin

Direktur Operasi I: Muh Najib Fauzan

Direktur Operasi II: Subakti Syukur

Direktur SDM dan Umum: Christantio Prihambodo

Direktur Keuangan/Independen: Anggiasari


Originally published at mimijemari.livejournal.com.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Mimi Jemari’s story.