Hari Ini Polda Metro Jaya Luncurkan Aplikasi Cepat Tanggap SIAP-PMJ

Aplikasi ini memudahkan warga yang ingin melapor ke polisi | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Palembang

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) hari ini, Rabu (21/9/2016) meluncurkan aplikasi SIAP-PMJ guna mempermudah interaksi masyarakat dengan polisi jika sewaktu-waktu membutuhkan layanan cepat dari polisi.

Saat ini aplikasi baru tersedia untuk ponsel pintar berbasis android. Ke depan, akan dikembangkan untuk bisa digunakan pada ponsel pintar ber-platform lain.

Adapun fungsi aplikasi ini seperti disebutkan pada pembukaan acara peluncuran adalah untuk mendekatkan masyarakat dengan polisi.

SIAP-PMJ berarti Sistem Informasi Aplikasi Pelaporan Polda Metro Jaya. SIAP-PMJ merupakan layanan berbasis aplikasi yang bisa dijangkau selama 24 jam. Aplikasi ini menggunakan fitur GPS yang terdapat pada ponsel pintar masyarakat guna membantu memposisikan lokasi kejadian secara tepat.

“Polri harus mengikuti perkembangan teknologi agar tidak ketinggalan,” sebut Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto pada acara peluncuran SIAP-PMJ, Rabu.

Kendati sudah diluncurkan hari ini, peluncuran ini masih bersifat internal di kalangan kepolisian untuk bisa dikembangkan dengan lebih baik sebelum dilepas ke masyarakat.

“Grand launching akan diresmikan Kapolri ketika masyarakat sudah betul-betul bisa memanfaatkan aplikasi dengan lebih baik, tentunya internal juga sudah lebih baik,” katanya.

Sementara itu, latar belakang terciptanya aplikasi ini adalah banyaknya kejadian yang membutuhkan penanganan cepat oleh pihak yang berwajib sementara pelaporan membutuhkan waktu yang lama.

Aplikasi ini terintegrasi dengan berbagai pihak seperti Jasamarga, Pemadam Kebakaran, Basarnas, Satpol PP, PLN, dan lain-lain sehingga cakupan penanganan masalah bukan hanya sekedar terkait tindak kriminal.

Aplikasi ini juga memuat lokasi serta panduan menuju kantor polisi terdekat jika sewaktu-waktu pengguna membutuhkan perlindungan di wilayah yang tidak dikenali.

Ini Konsep Aplikasi Aduan SIAP-PMJ | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Palembang

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono mengatakan, pelaksanaan aplikasi SIAP PMJ memakai konsep panic button dan pelaporan online.

“Konsep panic button dan pelaporan online ini mendekatkan masyarakat kepada polisinya, yang mana respons terhadap pelapor bahwa polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta penegak hukum yang profesional dapat tercapai dengan baik,” kata Awi dalam keterangannya, Selasa 20 September 2016.

Selain itu, dengan adanya aplikasi ini, Polda Metro Jaya mampu memanfaatkan perkembangan teknologi yang sekarang ini bisa diperoleh dengan mudah melalui dunia internet, atau melalui jaringan media sosial, sehingga menjadi dekat dengan masyarakat dan memudahkan masyarakat berinteraksi langsung dengan Polri sehingga terwujudkan kepercayaan masyarakat (public trust) guna terciptanya imej positif dari terhadap masyarakat.

Untuk soft launching aplikasi SIAP PMJ, Awi mengatakan, akan dilaksanakan di Balai Pertemuan Metro Jaya pada Rabu 21 September 2016.

Polda Metro Jaya akan meluncurkan aplikasi sistem pelaporan masyarakat kepada Polri berbasis android yang bernama Sistem Informasi Aplikasi Pelaporan-Polda Metro Jaya (SIAP-PMJ).

“Konsep panic button sama seperti pada handphone pada umumnya, atau SOS. Aplikasi ini berbasis Android, pengguna handphone hanya meregistrasi berdasarkan nomor handphone, serta email yang bersangkutan yang akan di konfirmasi ke user yang selanjutnya dijadikan database yang dimiliki oleh Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Mengenai tampilan dalam aplikasinya, Awi menambahkan, aplikasi pelapor ini memiliki beberapa tombol.

Awi menuturkan, dengan konsep ini pun dapat melindungi kerahasiaan pelapor, sehingga dengan adanya konsep saat masyarakat mendapati suatu peristiwa kejahatan, aplikasi inilah dapat dipakai untuk melaporkan ke polisi dengan cepat.

Awi menuturkan, dengan konsep ini pun dapat melindungi kerahasiaan pelapor, sehingga dengan adanya konsep saat masyarakat mendapati suatu peristiwa kejahatan, aplikasi inilah dapat dipakai untuk melaporkan ke polisi dengan cepat.

Untuk alur aplikasi SIAP PMJ, Awi menjelaskan, dimulai dari laporan registrasi dan ini menjadi laporan masyarakat yang akan diteruskan ke server yang berada di Polres dan Polsek.

“Nantinya, laporan tersebut akan ditindaklanjuti di lapangan, apabila laporan tersebut perlu penanganan (darurat), maka yang melapor akan menerima feedback bahwa laporan yang dikirim sudah ditanggapi dan laporan akan diberikan feedback apabila sudah selesai,” ujarnya.

“Tombol Lapor, mempunyai dua tombol, pengguna, atau pelapor dapat mengirim laporannya dalam bentuk laporan teks dan foto (Tag Lokasi), atau laporan video (maksimal 10 detik) fungsi ini akan mengirimkan video ke Commander Center yang akan dikirim ke lokasi terdekat dengan si pelapor. Selanjutnya, laporan yang dikirim tersebut dapat direspons dengan anggota yang ada di lapangan atau hanya ditanggapi cukup dengan aplikasi,” ujar Awi.

Kemudian, Tombol Lokasi Pos Polisi, tombol ini mempunyai fungsi ketika dalam keadaan darurat untuk dapat mengetahui keberadaan anggota Polisi atau Pos Polisi terdekat hampir sama seperti Google Maps sehingga bisa mengetahui alamat atau tempat yang akan dituju.

“Tombol Alarm, tombol ini berfungsi untuk mengaktifkan secara otomatis suara high frequency pada handphone sehingga dapat menarik perhatian orang yang berada di sekitar untuk membantu pelapor atau pengguna. Sebagai contoh pada saat pelapor berada di busway, atau KRL yang berdesak-desakan dan mengalami pelecehan seksual yang enggan berteriak, sehingga bisa tekan tombol alarm dan handphone akan berbunyi seperti sirene/alarm yang dapat menarik perhatian orang yang berada di sekitar,” ucapnya.

Awi mengatakan, aplikasi ini akan dikendalikan Kaur Pullah Infodok Subbid PID Bid Humas Polda Metro Jaya untuk operasional sehari-hari. Aplikasi tersebut dilaksanakan pada Command Center yang terletak satu atap di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

“Adapun personel yang mengawaki terdiri dari untuk tingkat Polda, personel yang mengawaki terdiri dari 27 (dua puluh tujuh) personel yang bertugas selama 1×24 jam, dibagi menjadi tiga shift dengan jam kerja selama delapan jam setiap shift-nya. Sehingga, sekali shift sebanyak sembilan personel yang terdiri dari delapan personel BA sebagai operator dan 1 (satu) personel PA sebagai supervisor,” katanya.

Adapun hasil yang ingin dicapai dalam pembentukan aplikasi SIAP PMJ, yaitu memudahkan masyarakat dalam melaporkan suatu kejadian dan dapat langsung direspons baik melalui anggota turun kelapangan, atau hal lain yang cukup ditanggapi melalui aplikasi ini.

“Polri harus betul-betul mampu menempatkan dirinya sebagai sahabat dan pelindung masyarakat, untuk itu diharapkan dengan terbentuknya aplikasi ini masyarakat mendukung lembaga kepolisian yang sedang mereformasi, guna menjalani tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks dengan tujuan semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, agar tercipta citra yang baik,” katanya.

Untuk tingkat Polres, personel yang menggawaki terdiri dari 15 personel yang bertugas selama 1×24 jam dibagi menjadi tiga shift dengan jam kerja selama delapan jam setiap shift-nya, sehingga sekali shift sebanyak lima personel yang terdiri dari empat personel BA sebagai operator dan satu personel PA sebagai supervisor.

Sedangkan untuk tingkat Polsek, personel yang mengawaki terdiri dari sembilan personel yang bertugas selama 1×24 jam dibagi menjadi tiga shift dengan jam kerja selama delapan jam setiap shift-nya, sehingga sekali shift sebanyak tiga personel yang terdiri dari dua personel BA sebagai operator dan satu personel PA sebagai supervisor.

Warga Jakarta Bisa Lapor Polisi lewat Aplikasi Smartphone | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Palembang

Polda Metro Jaya meluncurkan Sistem Aplikasi Pelaporan-Polda Metro Jaya (SIAP-PMJ). Peluncuran aplikasi smartphone ini untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melaporkan peristiwa serta gangguan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

Tombol-tombol lain yang ditawarkan; pertama, tombol Lapor. Melalui tombol ini, pengguna bisa mengirim laporannya atas situasi yang terjadi di sekitar. Bentuk laporannya bisa berupa teks, foto, atau video berdurasi maksimal 10 detik.

Informasi tersebut akan masuk ke commander center yang akan dikirim ke lokasi terdekat dengan si pelapor. Selanjutnya, laporan yang dikirim dapat direspons oleh anggota yang ada di lapangan.

Aplikasi ini mudah digunakan karena tersedia untuk smartphone Android dengan mengunduh di Play Store dan IOS di App Store. Konsep utama yang ditawarkan adalah tombol panic button.

“Konsep panic button sama seperti pada handphone umumnya dan IOS. Nanti di aplikasi itu ada beberapa tombol juga,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono

Kedua, tombol Lokasi Pos Polisi yang berfungsi saat dalam keadaan darurat. Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa tahu posisi anggota polisi atau pos polisi terdekat. Modelnya dirancang mirip dengan aplikasi Google Maps.

Sebelum menggunakan aplikasi, pengguna harus terlebih dahulu melakukan registrasi lewat nomor handphone dan surel. Data diri akan dijadikan database bagi Polda Metro Jaya.

“Nantinya laporan tersebut akan ditindaklanjuti di lapangan apabila laporan tersebut perlu penanganan (darurat) maka yang melapor akan menerima feedback bahwa laporan yang dikirim sudah ditanggapi dan laporan akan diberikan feedback apabila sudah selesai,” tutupnya.

Ketiga, tombol Alarm yang berfungsi untuk mengaktifkan secara otomatis membuat handphone mengeluarkan suara bervolume tinggi guna menarik perhatian sekitar.

“Contohnya ketika saat itu pelapor berada di Bus Transjakarta atau kereta api commuter line dengan kondisi berdesak-desakan dan mengalami pelecehan seksual yang enggan berteriak, Anda bisa menekan tombol alarm dan handphone akan berbunyi seperti sirene atau alarm yang dapat menarik perhatian orang yang berada di sekitar,” jelas Awi.

Terakhir adalah tombol SOS yang berfungsi mengaktifkan kondisi atau keadaan darurat dari pihak kepolisian. Laporan yang dikirim akan dikonfirmasi melalui telefon dari commander center.

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Palembang


Originally published at ptrifanfinancindoberjangkablog.blogdetik.com on September 21, 2016.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.