Jokowi Hormati Prabowo Maju Pilpres 2019

Partai Gerindra akan mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto untuk maju lagi sebagai calon presiden pada pemilu 2019 nanti.

Sebelumnya, Fadli Zon mengatakan niat Prabowo maju di 2019 sudah disampaikan langsung ke Jokowi. “Dan Pak Jokowi tidak ada masalah,” kata Fadli, Senin, 9 Januari 2017.

Dalam beberapa kali pertemuan, keduanya memperlihatkan kalau tidak ada persaingan lagi setelah pilpres berlalu. Bahkan Prabowo hadir saat Jokowi-JK diambil sumpahnya oleh MPR pada 20 Oktober 2014, dan memberikan hormat.

Pada Pilpres 2014, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Radjasa maju melawan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Prabowo saat itu kalah. Walau demikian, hubungan keduanya tetap sangat baik.

“Ya tentu Presiden menghormati keputusan siapa pun yang akan maju di 2019,” kata Juru Bicara Presiden, Johan Budi Sapto Pribowo, di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 Januari 2017.

Maju dalam kontestasi pemilihan presiden pada 2019 adalah hak setiap warga negara. Termasuk dalam hal ini Prabowo Subianto. “Silakan saja, itu kan hak setiap warga negara, termasuk Pak Prabowo,” lanjutnya.

Istana Tanggapi Niat Gerindra Usung Prabowo Capres 2019 | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

Juru bicara kepresidenan, Johan Budi mengatakan, Jokowi sangat menghormati niat Partai Gerindra. Menurutnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai warga negara Indonesia memilik hak untuk mencalonkan diri dalam Pilpres 2019.

Niat internal Partai Gerindra untuk kembali mengusung Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendapat respons dari lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi). Niat Partai Gerindra itu dianggap wajar dalam demokrasi.

Sebelumnya, Partai Gerindra DKI Jakarta menggelar rapat akbar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat kemarin. Dalam rapat itu nama Prabowo Subianto dielu-elukan oleh para kader untuk menjadi calon presiden 2019. Prabowo Subianto juga diketahui sebagai pesaing berat Jokowi dalam Pilpres 2014.

“‎Ya tentu presiden menghormati keputusan siapa pun yang akan maju di 2019‎,” ujar Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Presiden Jokowi Hormati Keinginan Prabowo untuk Maju Capres 2019 | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi mengatakan, Presiden Joko Widodo menghormati kesiapan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2019

Johan Budi mengatakan, mengambil keputusan untuk maju sebagai calon presiden, menurut Presiden Jokowi adalah hak setiap warga negara.
“Itu kan hak setiap warga negara, termasuk Pak Prabowo,” kata Johan Budi.

“Ya tentu Presiden menghormati keputusan siapa pun yang akan maju di 2019,” ujar Johan Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sudah bersiap diri untuk maju kembali di pesta demokrasi terakbar negeri ini, Pemilu Presiden 2019.

Pencalonan Prabowo di pemilu presiden 2019, menurut rencana, bahkan akan diumumkan di hari spesial, yaitu saat ulang tahun Partai Gerindra pada 6 Februari mendatang.

Mayoritas kader Partai Gerindra sudah bertekad untuk kembali bekerja keras mengantarkan Prabowo untuk menjadi presiden pada 2019 mendatang.
Artinya, Partai Gerindra bakal mengusung Prabowo di tiga pemilu presiden berturut-turut.

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan


Originally published at ptrifanfinancindoberjangkablog.blogdetik.com on January 13, 2017.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.