Mulai September, Aturan Auto Rejection Kembali Seperti Semula

Pergerakan Harga Saham Batas Bawah Asimetris | PT Rifan Financindo Berjangka

Seperti dikutip dari situs resmi BEI, Rabu (31/8/2016), harga saham Rp 50–200 per lembar akan sama batas bawah dan atasnya yaitu 35%.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) segera mengembalikan aturan perdagangan terkait penolakan otomatis (auto rejection) seperti semula. Aturan ini diubah tahun lalu saat kondisi pasar tidak kondusif.

Dalam aturan lama, pergerakan harga saham batas bawah asimetris, karena menahan harga saham supaya tidak anjlok pada saat pasar sedang panik jual. Dalam aturan baru, pergerakan harga saham batas bawah dan atas kembali simetris.

BEI akan memberlakukan peraturan tersebut terhitung mulai Kamis 1 September 2016.

Dalam aturan lama, harga saham di bawah Rp 200 per lembar dikenakan auto rejection batas atas 35%, sedangkan harga Rp 200–5.000 per lembar batas atasnya 25%, dan saham di atas Rp 5.000 per lembar batasnya 20%.

Lalu, harga saham Rp 200–500 per lembar batas atas dan bawahnya sebesar 25%, sedangkan harga saham Rp 5.000 ke atas, batas atasnya dan bawah sebesar 25%.

Sementara untuk auto reject batas bawah seluruh fraksi saham itu disamakan menjadi 10% pada tahun lalu.

Otoritas Pasar Modal Ubah Skema Harga Terendah | PT Rifan Financindo Berjangka

Sebelumnya, otoritas pasar telah mengubah peraturan auto rejection menjadi maksimal 10 persen untuk semua fraksi harga. Rinciannya harga saham Rp 50–200 batas bawah dan atasnya sebesar 35 persen.

Harga saham Rp 200–5.000 batas atas dan bawahnya sebesar 25 persen, sedang harga saham Rp 5.000 ke atas batas atas dan bawahnya sebesar 20 persen. Dari rentang harga itu batas bawahnya 10 persen.Otoritas pasar modal tengah menyiapkan skema batasan harga terendah di pasar reguler. Itu dilakukan untuk menggairahkan transaksi dan membangunkan harga saham-saham tidur. Selain itu, lebih banyak melibatkan transaksi investor ritel.

Nah, kalau aturan baru nanti diterapkan, harga saham dengan banderol Rp 50 per lembar, berpotensi untuk ditransaksikan lebih riill. Harga saham terbentuk dari permintaan dan penawaran. ”Kami akan kaji juga batasan auto rejections,” ulas Hamdi.

Penghapusan batasan harga itu, tingkat kepercayaan investor dapat berlipat. Investor dapat mengetahui kondisi harga saham sebenarnya. Kondisi itu dapat meningkatkan frekuensi transaksi. ”Rencana ini baru sebatas diskusi antar direksi bursa. Nanti, akan dibicarakan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tegas Hamdi.

“Ini strategi kami meramaikan alur transaksi di lantai bursa,” beber Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Anggota Bursa Hamdi Hassyarbaini. Saat ini, harga saham terendah di pasar reguler senilai Rp 50 per lembar. Dengan batasan harga bawah itu, kalau harga sebuah saham menyentuh level tersebut, praktis tidak bisa bergerak alias stagnan. Saham itu akan bergolak kalau emiten bersangkutan melakukan ekspansi atau harga saham sangaja digoreng untuk ajang spekulasi.

Seperti Apa Sih Skema Batasan Harga Terendah di Pasar Reguler? Ini Jawabnya | PT Rifan Financindo Berjangka

Saat ini, harga saham terendah di pasar reguler senilai Rp 50 per lembar. Dengan batasan harga bawah itu, kalau harga sebuah saham menyentuh level tersebut, praktis tidak bisa bergerak alias stagnan. Saham itu akan bergolak kalau emiten bersangkutan melakukan ekspansi atau harga saham sangaja digoreng untuk ajang spekulasi.

Otoritas pasar modal tengah menyiapkan skema batasan harga terendah di pasar reguler. Itu dilakukan untuk menggairahkan transaksi dan membangunkan harga saham-saham tidur. Selain itu, lebih banyak melibatkan transaksi investor ritel.

”Ini strategi kami meramaikan alur transaksi di lantai bursa,” beber Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Anggota Bursa Hamdi Hassyarbaini.

Nah, kalau aturan baru nanti diterapkan, maka harga saham dengan banderol Rp 50 per lembar, berpotensi untuk ditransaksikan lebih riill. Harga saham terbentuk dari permintaan dan penawaran. ”Kami akan kaji juga batasan auto rejections,” ulas Hamdi.

Penghapusan batasan harga itu, tingkat kepercayaan investor dapat berlipat. Transaksi lebih terbuka dan real. Investor dapat mengetahui kondisi harga saham sebenarnya. Kondisi itu dapat meningkatkan frekuensi transaksi. ”Rencana ini baru sebatas diskusi antar direksi bursa. Nanti, akan dibicarakan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tegas Hamdi.

Rinciannya harga saham Rp 50–200 batas bawah dan atasnya sebesar 35 persen. Harga saham Rp 200–5.000 batas atas dan bawahnya sebesar 25 persen, sedang harga saham Rp 5.000 ke atas batas atas dan bawahnya sebesar 20 persen. Dari rentang harga itu batas bawahnya 10 persen.

Sebelumnya, otoritas pasar telah mengubah peraturan auto rejection menjadi maksimal 10 persen untuk semua fraksi harga. Aturan itu dilakukan bertujuan tidak adanya aksi jual besar sehingga kondisi pasar bisa lebih baik. Itu tertuang dalam persetujuan OJK atas surat direksi, BEI Nomor: Kep-00096/BEI/08–2015 akan diberlakukan batasan bawah auto rejection baru.

PT Rifan Financindo


Show your support

Clapping shows how much you appreciated Mimi Jemari’s story.