Nirmana, Indah Tak Bermakna

rangga cahyoml
Nov 6 · 3 min read
Cover by Rangga

Hai teman-teman, sudah seumur jagung saya menyelami dunia perkuliahan dkv di institut teknologi telkom purwokerto dan tidak terasa sebentar lagi akan uts. Nah, kali ini saya mendapatkan tugas dari dosen saya Bu Elianna Gerda Pratiwi tercinta untuk mempublikasikan hasil portofolio saya di bidang nirmana.

image by my mom

Itu adalah gambar saya dengan karya nirmana saya (bagian cover). Bagian cover saya desain sendiri dengan style design flat and colourful. Saya sengaja mengambil style tersebut katena style tersebut merepresentesikan nirmana itu sendiri yaitu tanpa makna.

  • note : jangan nilai penampilan orangnya tapi nilailah bentuk karyanya
image by my mom

Itu adalah tugas warna favorit, saya suka warna biru tua karena warna tersebut mencerminkan ketenangan, kedalaman dan kharismatik seperi diri saya wkwkwkw.

image by my mom

Itu adalah tugas pertama nirmana saya, saya membuatnya menggunakan media lukis seperti kuas dan cai poster. Jika kalian amati lebih dalam seperti adanya kontradiksi antara gambar digital saya di cover tadi dengan hasil karya saya yang manual. Sebenarnya saya lebih prefer ke digital karena dulu saya pernah mendalaminya dan untuk manual sendiri jujur saja saya baru menyelaminya sehingga bisa dilihat hasilnya mohon maklumlah wkwkwk.

image by my mom

Itu adalah karya manual ke-2 saya, jujur saja karya yang ke dua ini merupakan karya yang paling lama pengerjaannya hampir memakan waktu 1 hari 1 malam kerana harus bisa mengkompilasi warna dan saya juga menggunakan teknik cut and glue.

image by my mom

Dan ini adalah karya manual yang terakhir yaitu interval tangga warna. Dari sini saya belajar bagaimana mencampur dan mengkompilasi warna. Dari sini pula empati saya mengenai warna semakin tajam dan mempermudah saya dalam menentukan warna untuk mendesain.

Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan, dari karya saya tadi bisa dilihat bahwa saya memiliki kelebihan dibidang digital namun lemah dalam bidang seni murni. Tapi walaupun demikian saya akan melakukannya secara totalitas karena bagaimanapun juga yang namanya seni harus bisa dinikmati, bukan hanya ketika selesai dibuat tapi juga ketika proses pembuatannya.

Thanks to read my article:)

    rangga cahyoml
    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade