Doa Untuk Wanita yang Teristimewa: Aku Harap Kamu Bahagia di Hari Ulang Tahunmu

Hai Euis Anisa, Selamat Ulang Tahun ke-18

Tepat hari ini, kamu berulang tahun. Hampir saja aku tidak percaya bahwa waktu berlalu begitu cepat. Perasaan kita barusan kenal kemarin deh dan umur kita samaan, lah kok sekarang kamu udah nambah umur aja haha.

Hampir saja aku lupa dengan salah satu hari istimewa ini di kalenderku. Mungkin karena aku terlalu SOK sibuk dengan yang kukerjakan.


Kumulai dengan menceritakan tentangmu :)

Kamu adalah salah satu sosok perempuan yang kucintai

Tidak terasa setelah ini kita lulus, dan waktu seakan-akan berlari cepat untuk memisahkan kita. Kutahu kamu pasti akan balik ke daerah asalmu. Dan kita akan melanjutkan perjalanan hidup masing-masing. Dan pastinya akan bertemu banyak orang-orang baru.

Aku pun bersyukur bisa mengenalmu tahun lalu, sosok perempuan yang kucari selama ini
Entah kenapa waktu pertamakali melihatmu, kuhanya bisa bergumam 
“Ya Allah, ijinkan Hamba mengenalnya lebih jauh, sosok perempuan yang membuatku terpanah saat ini.” dan sempat kupikir dulu kamu kakak kelasku

Dan juga Aku pun terkesan dengan didikan Orangtuamu, yang menjaga Putrinya layaknya Tuan Putri Kerajaan

Satu hal yang membuatku terkesan adalah sikap orangtuamu yang menyuruhmu pulang sebelum pukul 5 Sore. 
Hal tersebut kamu harus syukuri memiliki Kedua Orangtua yang sangat menjaga dan mencintaimu.


Selepas dari cerita itu, Aku pun berpikir dan bergumam “Kado apa yang cocok sama dia?” sempat terlintas dipikiranku mungkin sepatu, kerudung, atau tas.
Tapi Alhamdulillah aku telah menyiapkan kado yang cocok untukmu, mungkin bisa jadi ketika kamu melihatnya, kamu tidak akan melupakanku

Terima Kasih untuk semuanya :)

Aku punya sebait Doa untukmu

“Aku harap kamu menjadi lebih dewasa bukannya hanya bertambah tua. Jadilah sosok perempuan yang menjadi panutan di lingkunganmu.
sekali lagi, Selamat Ulang Tahun Euis Anisa, Barakallah fii umrik…“
Kuingin tetap bersamamu Tapi dengan ikatan pernikahan
Show your support

Clapping shows how much you appreciated Moch Fachrudin’s story.

Responses
The author has chosen not to show responses on this story. You can still respond by clicking the response bubble.