Progres Ekonomi Digital di Indonesia

Mfc, Bandung - Pesatnya perkembangan teknologi saat ini, berpengaruh besar juga terhadap perubahan perekonomian di dunia. Tidak terkecuali di Indonesia, masyarakat juga merasakan perubahannya baik dia yang berasal dari golongan atas maupun menengah ke bawah. Kali ini saya akan membahas tiga hal yang tengah terjadi di Indonesia terkait perekonomian di era digital.

Perubahan di Industri Barang

Saat ini, banyak e-commerce seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, dan sebagainya, yang mengubah gaya hidup dan perilaku masyarakat dalam bertransaksi untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Dengan berbagai kemudahan yang ada, menjadikan hal tersebut sebagai sebuah pilihan baru yang menggeser kebiasaan masyarakat yang mendorong ke arah masyarakat yang lebih konsumtif. Ada beberapa hal yang masih harus dibenahi dalam aktivitas e-commerce di Indonesia, seperti terkait peranan pemerintah melakukan regulasi dengan pendekatan hukum. Apakah hukum yang tengah berlaku saat ini sudah ramah terhadap pelaku bisnis e-commerce? Apakah hukum yang ada telah melindungi para pelaku bisnis e-commerce baik itu penjual, perantara, maupun pembeli? Apakah e-commerce berdampak positif bagi perekonomian Indonesia, atau justru malah sebaliknya? Hal ini yang harus diperhatikan dan dikaji bersama, tidak hanya oleh pemerintah saja namun juga dari masyarakat sebagai pelaku utamanya.

Perubahan di Industri Jasa

Tidak hanya berupa barang, industri jasa di Indonesia juga mengalami pergeseran. Mari kita ambil contoh seperti GO-JEK, yang menawarkan layanan jasa ojek, pemesanan makanan secara online, jasa pijat, jasa bersih-bersih, dan lain sebagainya. Hal tersebut berdampak besar pada perekonomian di kalangan menengah ke bawah, di mana muncul berbagai lapangan pekerjaan baru untuk memenuhi kegiatan-kegiatan tersebut. Namun di lain sisi, beberapa jenis bisnis secara konvensional mulai tergeser dan masih ada masyarakat yang enggan untuk beralih ke gaya bisnis digital yang mulai marak dilakukan saat ini. Hal tersebut memunculkan berbagai permasalahan baru, dan masih kembali kepada pertanyaan yang sama; apakah pemerintah sudah membuat semacam regulasi yang sifatnya ramah bagi seluruh pihak yang terkait di dalamnya?

Electronic Money dan Cryptocurrency

Tidak hanya proses pembelian barang maupun pemesanan jasa saja yang dilakukan secara digital, bahkan saat ini pembayaran sudah mulai beralih ke cara yang sama dengan hadirnya konsep electronic money atau e-money. Karena berbagai kelebihan yang dimilikinya, teknologi e-money ini diterapkan di berbagai bisnis digital yang telah dibahas sebelumnya, dan menjadi sebuah alternatif pembayaran baru karena kemudahannya dalam mendukung proses transaksi, jika dibandingkan dengan pembayaran melalui metode konvensional menggunakan uang fisik. E-money ini juga didukung oleh pemerintah Indonesia, dan mulai diterapkan di beberapa sektor seperti contohnya untuk pembayaran akses jalan tol. E-money dianggap dapat memecahkan banyak problematika yang seringkali ditemukan ketika kita masih menggunakan jenis pembayaran konvensional, seperti adanya loss ketika pembayaran akses jalan tol tadi masih menggunakan uang fisik. Banyak dana yang mengalir entah ke mana. Dengan pengimplementasian teknologi ini, segala jenis transaksi langsung tercatat ke dalam sistem, yang membuatnya lebih transparan sehingga mendukung kegiatan bisnis yang berlangsung dengan mengeliminasi permasalahan-permasalahan sebelumnya.

Selain munculnya e-money tersebut, saat ini di dunia tengah marak juga cryptocurrency yang merupakan mata uang baru dalam bentuk digital, yang diproteksi oleh mekanisme kriptografi yang tidak memungkinkannya untuk dipalsukan. Namun, teknologi tersebut sangat tidak direkomendasikan oleh pemerintah, dan telah keluar peraturan-peraturan yang secara tegas melarang penggunaannya di Indonesia karena dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap perekonomian Indonesia, di mana berpotensi untuk meningkatkan tingkat inflasi, potensi pencucian uang, dan lain sebagainya.

Itulah tiga hal yang menarik perhatian saya dari sekian banyaknya hal yang terjadi terkait ekonomi digital di Indonesia. Bagaimana menurut Anda?

(Mfc)