SERENADE

MOKA
MOKA
Sep 2, 2018 · 1 min read

Tiada yang harus aku tinggalkan di sini
selain tanda pada tanggal yang berabad-abad menanggalkan hari menunggumu, atau warna purnama yang disalin embun di muka daun awal pagi
bising kesedihanku tak bisa sendiri

Kemarau tak kunjung berujung di sudut alismu
gerimis serupa lipatan-lipatan huruf dari bahasa yang
tak dikenal cuaca dan musim apapun
tapi tiba-tiba dadaku jadi ladang tumbuh anggur mawar ragu diteguk para pemabuk manapun

Tiada yang bisa aku korbankan di sini
selain detik dan senyummu yang biru
jika nanti kembara kembali menjemputku
bekalilah aku dengan doa-doa dan sedaun harapan
alasan-alasan yang nanti akan membawaku pulang

Garut, Agustus 2018

MOKA

Written by

MOKA

Belajar jadi manusia