ūüď∑¬†:07.40,

Aku ingat kamu suka acara seperti ini dan aku merasa ada yang kurang ketika aku menikmatinya.


Lembah suara di tanakita. 9‚Äď11 september 2016.
Aku tidak memilih bertemu dengan mu, tidak juga memilih jatuh dan akhirnya menyelam dalam fikiran fikiran tentang kesukaan-mu.
Aku hanya merasakan nyaman, didalamnya. Menyadari dalam diri, ada bagian bagian kecil dari berbagai hal sama, yang kita saling suka.

Selamat pagi, kawan lama.

Mungkin perasaan seperti ini muncul bukan pada pagi hari ini saja.

Benang merah lamunanku, membayangkan, rasanya berbagi udara pagi bersamamu di waktu dan tempat yang sama.

Membayangkan, kita berbagi telinga mendengarkan suara suara merdu mereka.

Kita bersama duduk dirumput rumput basah, berbagi sepotong roti atau telur dadar, berbagi segarnya jus jeruk, hangatnya teh, kopi, sereal, atau sejuknya embun di udara yang membasahi pipi kita masing masing.

Berbagi hangatnya cerita dan cahaya matahari pagi dengan mereka yang belum kita kenal, sekedar santai mengalir begitu saja atau sibuk mendengarkan berbagai aliran lagu #folk, yang menurut kita merdu atau mendayu itu itu saja, bagi mereka yang tidak suka.

Aku rasa pasti sangat menyenangkan, bertukar cerita horor , apa yang terjadi dengan tenda mu semalam. Saat sarapan atau ketika kita makan siang.

Dan aku akan menceritakan keadaan tendaku tidak lebih buruk darimu. Hanya untuk menghiburmu, selanjutnya berbagi tips menghilangkan stress bulu roma karena takut atau dingin. Sebenarnya aku tidak tidur nyenyak semalam, aku tahu kamu pun tidak.

Apakah karena sejenak kita saling memikirkan?, atau kita sama sama masih terngiang-ngiang oleh lagu-lagu mereka sebagai pengantar tidur.

ūüď∑: 09.20

Aku ingin membuatkanmu perapian, mengajakmu membakar beberapa kayu kering yang kita kumpulkan siang tadi atau hanya mengajakmu membakar kalori dari susu hangat, berbagai cokelat, gula gula makanan kita dan tidak keberatan meminjamkan jaketku untuk senam senam konyol di malam hari. Kamu akan tentukan gerakannya. Aku tidak akan menurut.

Kita bergadang semalaman mendengarkan suara jangkrik, suara burung malam suara angin di pucuk damar, pinus dan suara suara yang belum kita kenal semua,¬†atau tidak¬†menghiraukan¬†suara¬†suara¬†itu¬†dan¬†kita¬†hanya¬†memandangi¬†langit¬†malam,¬†mengacuhkan¬†dingin,¬†mengacuhkan¬†jutaan¬†teori¬†rasi¬†bintang¬†ketika¬†aku¬†akan¬†mengarang¬†disana¬†akan¬†ada¬†rasi¬†bintang¬†kukang¬†ūüėÖ. Menunjukannya, menyakinkanmu melupakan logika sesaat, berimajinasi bersama, aku pun akan melupakan logikaku untuk teori teori rasi bintangmu. Sesuka hatimu, aku akan setuju. Untuk bisa bersama denganmu.

Membuatkan nyanyiannya,¬†menyisipkan kata dengan menirukanmu¬†berkata¬†bzzbbzzz¬†bzzbzzz. Aku tidak akan lupa, dan tidak akan kesulitan, aku pernah mengenal suaramu dan suara lagu yang kita suka, aku hanya butuh menggubahnya ūüėā.

Kita akan tertawa atau terkagum-kagum hingga terkantuk-kantuk bersama.

Andai saja, aku bisa tidak bertemu denganmu saat itu di dunia maya, akan ada berbagai kemungkinan ; kita tidak pernah berbagi kesukaan, walaupun kita saling bicara hanya sebagai teman biasa dan kamu tidak marah padaku.

Aku akan mengajakmu kesana dan ceritaku sekarang akan lebih berwarna lagi, ketika kamu membagikan perasaa nmu melewatinya.

Atau aku tidak mengajakmu, dan aaku hanya mengenalmu dari kedipan dunia maya.

Mungkinkah kita bisa bertemu di lembah itu? dan Kita merasakan hal sama seperti yang aku ceritakan?, sebagai kawan yang hanya terbawa perasaan, karena telah berbagi kesukaan bersama dan setelahnya tidak terjadi apa apa atau selama aku tidak membuatmu marah atau ada yang membuatmu dimarahi. Kita akan baik baik saja kan.

ūüď∑¬†: 20.37

Sejenak aku memikirkanmu 9‚Äď11, september san dari sebelum sebelumnya hingga saat ini. Karena rindu berbincang denganmu. Maaf.


Andai saja. .

jika akhirnya kita memang tidak saling bicara disana, karena kita tidak saling mengenal, setidaknya kita memiliki playlist lagu berdasarkan pengalaman yang sama ūüėÖ dari lembah itu.

Mungkin di kemudian hari aku akan menemukanmu entah di bagian dunia mana, terkejut dengan kesukaan kita yang sama dan mungkin saat itu aku akan memilih jatuh dan menyelam dalam fikiran, kesukaan kesukaan mu dan aku akan cari cara untuk tidak membuatmu marah.

Andai saja. . . . Aku tahu apa yang akan aku alami. Dan apa yang kamu lalui ketika aku akan mengenalmu.


Aku ingat, pernah bertanya tentang acara musik seperti ini. Aku suka kamu bercerita, tentang acara di desa dataran tinggi kkn mu.

-I wish someday i could borrow your white brother’s parka jacket. Just like your other friends. I promise i would to washed it before i returned it back to you.

Saat ini kamu tidak terbentur izin atau skr!ps* kan. Semoga kamu bisa berkunjung ke acara serupa. Aku berd’oa untuk kesehatanmu.


Maaf bila kamu tidak suka.
Anggap aku hanya berandai dalam lamunan, dan kamu boleh berkata amit dalam do’a. Hingga aku akan berkata amit-amit dengan do’amu dan amin dengan lamunanku serta kesehatanmu.

Bila kamu tidak suka, aku akan mengamini dengan siapapun kamu melewatinya, membuat lamunanmu sendiri lamunan kalian. Semoga saja.

Honestly¬†: i sloth you.¬†. Kiewūüėź

I’ll edit the playlist, about the fest later.

Senang bersamamu by naif

https://youtu.be/Hw7V4fdp0co

Like what you read? Give MJ a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.