Belajar Laravel : Installation, Configuration & Running Laravel

Hello hello guys .. sahabat codingers, kembali lagi ditulisan gua yang sederhana ini namun insyaallah membawa manfaat. Jangan lupa ucapkan Bismillah sebelum mulai … ^_^
Oke, disini gua akan berbagai cara menggunakan Framework Laravel ini. Disini gua menggunakan versi Laravel 5.6, GOAL dari tulisan gua ini yaitu bagaimana kita bisa memakai laravel ini kedalam sebuah project dan disinih akan gua paparkan project sederhana untuk mengimplementasikan apa yg akan kita pelajari, projectnya itu apa ..?? Wait.. Simak dulu tulisan berikut ini ..
oh iya guys, tulisan ini sepertinya akan panjang.. jadi akan gua tulis dalam beberapa part atau judul agar kalian lebih mudah memahaminya, jadi jangan sampe ketinggalan postingan lanjutannya dari gua, okey .. ^_^
1. Installation Laravel
Sebelum kita memulai membuat project baru dengan laravel, pastikan di komputer kalian sudah terinstall composer. Jika belum bisa download disinih composer.org
Kalau kalian sudah mengintall composer, sekarang kita akan menginstall laravel menggunakan Command Prompt atau jika kalian sudah menginstal GIT kalian bisa menggunakan Git Bash. Dan arahkan path nya ke direktori project anda, lalu ketikkan kode ini ..
composer create-project --prefer-dist laravel/laravel blogTunggu proses install hingga selesai, jika sudah bisa kalian buka melalui teks editor yang kalian sobat sukai, disinih gua memakai Visual Studio Code.
Nah ini adalah struktur dari project kita ..

2. Configuration
Hal berikutnya yang harus kalian lakukan setelah menginstal Laravel adalah mengatur application key menjadi random string, karena kita menginstal Laravel melalui Composer , Key ini telah ditetapkan oleh perintah..php artisan key:generate
Kode ini akan mengenerate string sepanjang 32 karakter yang terdapat di dalam file .env
Konfigurasi tambahan seperti pengaturan Database, konfigurasi database dapat diatur dalam file config/database.php Dalam file ini kalian dapat menentukan semua koneksi database kalian, serta menentukan koneksi mana yang harus digunakan secara default.
untuk konfigurasi lebih detailnya bisa kalian buka disini.
3. Running Laravel
Setelah semua proses telah kita lakukan, sekarang tinggal kita menjalankannya. Untuk menjalankannya kita menggunakan Local Development Server bawaan PHP cukup dengan mengetikan kode
php artisan serve
makan akan muncul
Laravel development server started: <http://127.0.0.1:8000>
Port yang kita dapati adalah 8000 , jika terjadi error pada port ini kita bisa mencustom port yang akan kita gunakan dengan cara mengketikkan kode php artisan serve --port=velue_port_nya contoh php artisan serve --port=96
kalau sudah berhasil, silahkan kalian buka url tersebut di browser.. nanti akan muncul halaman dengan tampilan seperti ini …

Yeyy.. Alhamdulillah .. ^_^
kita telah berhasil menginstall Laravel dan cukup sekian tulisan kali ini .. nantikan kelanjutan tulisan dari Tutorial Belajar Laravel ..
Semoga bermanfaat .. ^_^ ..
Salam Sahabat Codingers ..
Next Post ..
>>
Belajar Laravel : Memahami HTTP Requests & HTTP Responses